KNews.id – Jakarta – Doa Nabi Yunus sering dibaca muslim ketika memiliki hajat tertentu. Nabi Yunus AS pernah mengamalkan doa ini saat berada dalam perut paus. Kala itu, Nabi Yunus meninggalkan kaumnya yang tak lain adalah penduduk Ninawa di Maushil, Irak. Sebab, mereka enggan bertaubat dan kerap berbuat ingkar kepada Allah SWT seperti dikisahkan dalam buku Fiqih Doa & Dzikir 2 oleh Syaikh Abdurrazaq bin Abdul Muhsin Al Badr terbitan Gema Insani.
Sang nabi menumpang di sebuah bahtera yang penuh barang. Namun, perahu tersebut hampir tenggelam karena muatannya berlebih.
Para penumpang di perahu itu mengundi siapa yang harus dibuang ke laut agar perahu tidak tenggelam. Atas izin Allah SWT, nama Nabi Yunus terus muncul setelah beberapa kali diundi lantas beliau lah yang dibuang ke laut.
Nabi Yunus kemudian ditelan oleh ikan besar yang diduga paus. Allah SWT memerintahkan makhluk-Nya hanya menelan sang nabi tanpa menghancurkan tulang atau memakan dagingnya.
Di dalam perut paus itu, beliau membaca doa yang kini dikenal sebagai doa Nabi Yunus. Bacaan tersebut tercantum dalam surah Al Anbiya ayat 87.
Berikut doa Nabi Yunus AS yang tercantum dalam surah Al Anbiya ayat 87.
لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ
lā ilāha illā anta sub-ḥānaka innī kuntu minaẓ-ẓālimīn
Artinya: “Tidak ada tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim.”
Cara Mengamalkan Doa Nabi Yunus
Sebagai seorang muslim, kita harus memperhatikan tata cara berdoa. Berikut tata caranya seperti dinukil dari buku Keutamaan Doa & Dzikir untuk Hidup Bahagia Sejahtera karya M Khalilurrahman Al Mahfani.
Membacanya pada waktu yang mustajab
Berdoa dalam keadaan khidmat
Menghadap kiblat
Dimulai dengan memuji Allah SWT dan diiringi dengan sholawat serta salam kepada Nabi Muhammad SAW
Membaca syahadat sambil memohon ampun kepada Allah SWT
Merendahkan diri dengan penuh harap
Bersabar dalam berdoa, jangan bosan dan putus aa
Hendaknya saat berdoa dalam keadaan suci
Keutamaan Mengamalkan Doa Nabi Yunus
Terdapat sejumlah keutamaan yang bisa diraih muslim dari membaca doa Nabi Yunus AS. Berikut beberapa di antaranya seperti diterangkan dalam buku Zikir-zikir Pembersih dan Penentram Hati tulisan M Rojaya.
1. Dikabulkan Hajatnya
Keutamaan mengamalkan doa Nabi Yunus yang pertama yaitu dikabulkan hajatnya. Terkait hal ini disebutkan dalam hadits Rasulullah SAW,
“Doanya Dzun Nun (Nabi Yunus) saat berdoa di dalam perut ikan, laa ilaaha illa anta subhanaka inni kuntu minal zalimin. Tidaklah seorang muslim berdoa dalam hal apa pun, melainkan Allah akan mengabulkannya.” (HR Al Hakim)
2. Diberi Kemudahan
Keutamaan lainnya yang bisa diraih msulim dari membaca doa Nabi Yunus adalah diberi kemudahan. Saat muslim diterpa kesulitan hidup, amalkan doa ini agar diberi kemudahan dan jalan keluar oleh Allah SWT.
3. Dosanya Diampuni
Doa Nabi Yunus bahkan bisa membuat dosa seseorang terampuni. Sama halnya dengan harapan sang nabi ketika berada di dalam perut ikan paus seraya mengamalkan doa tersebut agar diampuni dosanya dan taubatnya diterima.
Cerita Nabi Yunus AS Terjebak dalam Perut Ikan Paus
Dinukil dari Qashashul Anbiya karya Ibnu Katsir yang diterjemahkan Umar Mujtahid, ikan yang menelan Nabi Yunus itu diduga berkelana ke dasar lautan yang gelap. Nabi Yunus kala itu mendengar para ikan bertasbih, begitu pula dengan pasir di lautan.
Sang nabi lantas berdoa dalam keadaan yang sangat gelap. Beliau bertasbih, memabca tahlil, tunduk dan bertobat kepada Allah SWT. Dia menyadari perbuatannya sambil membaca doa yang kini tercantum pada surah Al Anbiya ayat 87.
Para ulama berbeda pendapat terkait berapa lama Nabi Yunus berada di dalam perut ikan. As-Sya’bi mengatakan Yunus ditelan paus ketika pagi dan dimuntahkan pada sore hari.
Lain halnya dengan Qatadah yang menyebut Yunus berada dalam perut ikan selama tiga hari. Kemudian Ja’far Ash Shadiq menyatakan Yunus berada di perut ikan selama tujuh hari. Ada juga Sa’id bin Abu Hasan dan Abu Malik yang berpendapat lama waktu sang nabi di dalam perut ikan adalah 40 hari.
Wallahu a’lam.




