spot_img

Dinkes DKI Bongkar Penyebab Puluhan Siswa Keracunan Program MBG

KNews.id – Jakarta – Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengungkap penyebab keracunan massal dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada sejumlah sekolah di Pulogebang, Jakarta Timur.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati menyebut berdasarkan hasil laboratorium, ditemukan adanya ketidaksesuaian penerapan higiene dan sanitasi pada aspek tempat pengolahan, penjamah pangan, hingga penanganan bahan dan peralatan makanan.

- Advertisement -

“Laboratorium menunjukkan adanya cemaran mikrobiologi  pada pangan siap saji,” kata Ani, Kamis (14/5/2026).

Ani menyebut keracunan juga disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya, jarak menu tersebut dimasak dengan dikonsumsi terlalu lama.

- Advertisement -

“Jarak waktu antara makanan matang hingga dikonsumsi melebihi batas aman (lebih dari 4 jam) akibat proses pengolahan dimulai terlalu dini,” katanya.

Selain itu, jenis menu yang disajikan juga tergolong pangan berisiko tinggi dan mudah rusak, yakni bakmi jawa dan pangsit tahu berkuah. Bahan yang digunakan juga tidak segar.

“Adanya dugaan penggunaan bahan pangan yang telah mengalami penurunan mutu, khususnya tahu yang diterima dalam kondisi asam,” kata Ani.

Hasil investigasi juga menunjukkan proses pengolahan mie basah tidak melalui tahap perebusan, sehingga diduga tidak mencapai suhu optimal untuk menurunkan jumlah mikroorganisme.

Ani menambahkan penyebab lainnya yakni rekontaminasi pada pangan matang dan sanitasi yang kurang optimal selama proses pengolahan makanan.

(RD/TVN)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini