spot_img

Damai Hari Lubis Kritik Tuntutan Aksi Massa, di Anggap Tidak Objektif

Oleh : Damai Hari Lubis – Pengamat Hukum

KNews.id – Damai Hari Lubis mengkritik tuntutan aksi massa yang dianggap tidak objektif karena mengabaikan isu-isu penting yang terkait dengan warisan pemerintahan Jokowi.

- Advertisement -

Menurutnya, tuntutan tersebut terlalu fokus pada Presiden Prabowo Subianto, yang belum genap satu tahun menjabat, sementara isu-isu penting seperti :

  • Penegakan Hukum terhadap Gibran: Tidak ada tuntutan untuk memproses hukum terhadap Gibran yang cacat konstitusi saat mengikuti Pemilu Pilpres-Wapres 2024 sesuai putusan MK.
  • Kasus Kematian Petugas KPPS: Tidak ada tuntutan untuk mengusut tuntas kasus kematian 854 petugas KPPS.
  • Tragedi Tol KM 50: Tidak ada tuntutan untuk menyelidiki tragedi Tol KM 50 pada 2020.
  • Pertanggungjawaban Kabinet: Tidak ada tuntutan untuk meminta pertanggungjawaban Kabinet Merah Putih terhadap Jokowi, terutama terkait sektor ekonomi dan penegakan hukum.

Damai Hari Lubis juga menilai bahwa aksi-aksi massa tersebut merupakan implementasi praktik “politik murahan” karena spesial tendensius ditujukan kepada institusi TNI.

- Advertisement -

Ia berharap agar Presiden Prabowo menghimbau masyarakat untuk mewaspadai upaya devide et impera yang dapat mendegradasi kepercayaan rakyat kepada pemerintahan sah RI.

(FHD/NRS)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini