Seperti diketahui, semula proyek IDD ditargetkan dapat berproduksi mulai tahun 2025, kemudian kini diperkirakan akan molor menjadi 2028. Padahal, proyek IDD ini merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN).
Mundurnya jadwal operasi proyek IDD ini disebutkan karena perusahaan asal Amerika Serikat (AS), yakni Chevron sebagai operator proyek tersebut memutuskan untuk hengkang dari proyek gas laut dalam ini. Sejak beberapa tahun lalu Chevron sudah menyatakan rencana untuk mundur dari salah satu proyek gas raksasa RI ini. Namun hingga kini secara resmi Chevron masih menjadi operator hingga mendapatkan operator baru penggantinya.
Meski begitu, proses pencarian operator pengganti Chevron sudah mulai sedikit menemui titik terang. Dengan demikian, pengajuan revisi rencana pengembangan (Plan of Development/POD) untuk proyek ini diharapkan dapat tuntas pada kuartal III tahun ini.






