Tak ada pembicaraan khusus. Saya juga tak meminta waktu sama sekali untuk mengobrol. Ada banyak orang yang ingin berfoto atau berbincang dengan Bakal Calon Presiden yang bersahaja itu, dan saya tak mau sedikitpun mengambil waktu dalam suasana seperti itu. Bertemu dan bertatap muka dalam keadaan sehat sudah merupakan hal yang patut disyukuri.
Anies paham apa yang sedang saya kerjakan dan sayapun paham Situasi yang sedang Anies alami dan kerjakan. Tak perlulah menjadi orang seolah paling dekat, paling segalanya. Biarkan Anies menjadi miliknya banyak orang. Perjuangan ini masih sangat panjang. Cukup bersalaman dan saling mendoakan dihati masing – masing dan saling tersenyum, sudah merupakan bahasa yang tersirat yang berarti: MARI TERUS BERJUANG BERSAMA. (AHM)




