Siddik memproyeksikan, pada triwulan pertama 2023 pertumbuhan kredit masih akan terjaga di kisaran 11%-12% YoY. Untuk mencapai pertumbuhan tersebut, pihaknya akan terus mengejar sektor prospektif, seperti Industri Makanan & Minuman dan Pemerintahan.
“Selain itu kami juga melakukan penetrasi terhadap potensi value chain dan ecosystem nasabah debitur khususnya di segmen wholesale,” pungkasnya. (Ach/Ktn)




