Anggota DPRD Lampung Tengah Terancam 20 Tahun Penjara Terkait Penembakan Warga

0
53

KNews.id – Lampung – Pesta Pernikahan berujung petaka terjadi di Desa Mataram Ilir, Kecamatan Seputih Surabaya, Lampung Tengah. Anggota DPRD Lampung Tengah Muhammad Saleh Mukadam atau MSM tak sengaja menembak warga yang duduk beberapa meter di depannya, saat resepsi berlangsung.

Kejadian bermula saat MSM diundang sebagai tamu kehormatan. Sebagai bagian dari adat, ia diminta si empunya hajat untuk melepas tembakan ke udara untuk menyambut besan. Saat mengokang senjata, tak disangka-sangka peluru meluncur mengenai warga bernama Salam, tepat di kening sebelah kanan. Salam tersungkur.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Lampung Kombes Umi Fadilah menuturkan, membenarkan peristiwa tersebut. “Dari pemeriksaan sementara, pelaku diberikan senjata api dan dia langsung mengokang karena dikira belum berisi peluru,” kata Kombes Umi Fadilah.

Dijelaskannya bahwa jarak dari tempat pelaku berdiri dengan korban sekira 15-20 meter. Salam sempat dilarikan ke puskesmas. Namun, petugas puskesmas merujuk korban ke rumah sakit. Salam dinyatakan meninggal dunia saat tiba di rumah sakit. kemudian jenazahnya dibawa ke RS Bhayangkara untuk keperluan autopsi.

Sedangkan MSM ditangkap dan ditahan di Polres Lampung Tengah. Barang bukti yang diamankan, yakni pistol, peluru, dan selongsong.

Rumah MSM digeledah, polisi temukan 3 senjata api

Tim gabungan Direktorat kriminal umum (Dirkrimum) Polda Lampung, dan Polres Lampung Tengah, menggeledah 3 rumah milik MSM di 3 lokasi berbeda. Antara lain di Dusun I Kampung Mataram Ilir, Kecamatan Seputih Surabaya, Lampung Tengah, dan rumah tersangka di Jalan Cempaka, Kelurahan Margorejo, Kecamatan Metro Selatan, Metro.

Dari hasil penggeledahan di tiga lokasi, polisi menemukan satu pucuk senjata api jenis Zoraki MOD 914-T, satu buah magazine, empat buah selongsong amunisi Kemudian satu pucuk senjata api laras panjang FNC BELGIA, satu buah magazine, satu buah tas berwarna hijau, satu pucuk senjata api HS serta magazine.

Terakhir, satu pucuk senjata api Revolver Cobra, dua buah magazine, 60 butir amunisi kaliber 5,56 mm, 34 butir amunisi kaliber 9 mm. Terdapat juga barang-bukti lainya yang diamankan tim gabung berupa dua boks senjata api kosong, dan satu box alat pembersih senjata api kosong.

“Satu surat Garuda Shooting Club, empat butir selongsong amunisi kaliber 5,56 mm, tiga butir selongsong amunisi kaliber 9 mm, satu buah peci, dan celana panjang warna hitam milik saudara MSM,” jelasnya.

MSM ditetapkan tersangka

Usai gelar perkara kasus penembakan tersebut, polisi menetapkan anggota DPRD Lampung Tengah MSM sebagai tersangka. Demikian dikatakan Kapolres Lampung Tengah AKBP Andik Purnomo Sigit, kepada wartawan.

Pihaknya menggunakan pasal berlapis untuk menjerat politisi Partai Gerindra tersebut, yakni pasal 359 KUHPidana dan Undang-Undang Darurat atas kepemilikan senjata api ilegal. “Hukumannya 5 tahun dan 20 tahun penjara,” kata AKBP Andik.

(NS/Trbn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini