Sementara seiring dengan berjalannya waktu, penilaiannya terhadap Anies juga berubah. Setelah sebelumnya kerap menyerang mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut sebagai bapak politik identitas karena menganggap hanya berpihak kepada kelompok tertentu semata, kini dia malah mengapresiasi.
Karena Anies ternyata sosok yang toleran, menghormati perbedaan, bahkan menerbitkan 34 IMB pembangunan gereja di DKI semasa menjadi orang nomor satu di Ibu Kota.
“Ketika kita bicara tentang NKRI menurut saya, informasi yang paling diharapkan oleh telinga kita adalah seorang kepala daerah memberikan IMB pendirian rumah ibadah nonmuslim. Dan ini dilakukan oleh Pak Anies Baswedan, orang yang selama ini saya serang dengan begitu ekstremnya sebagai bapak politik identitas. Tetapi dia melakukan ini. Ini riil,” imbuhnya.
Dengan penuh semangat selama sekitar 11 menit podcastnya tersebut, Krisyanto menegaskan para politikus harus mencontoh keberanian Anies Baswedan. Di tengah merebaknya fenomena intoleransi, Anies berani menyerahkan IMB pembangunan gereja. Karena itu pula, dia tidak menampik berpeluang akan menjadi pendukung bakal capres usungan Koalisi Perubahan untuk Persatuan tersebut.





