spot_img

Hati-Hati! Keseringan Pakai Korset Bisa Bikin Otot Punggung Melemah

KNews.id – Jakarta – Keluhan nyeri punggung, kaku otot, hingga gangguan pada tulang belakang sering kali disikapi dengan penggunaan alat bantu seperti korset atau bracing.

Di tengah aktivitas harian yang padat, penggunaan alat penopang ini kerap diandalkan untuk meredakan rasa sakit secara cepat dan mengembalikan mobilitas tubuh agar tetap bisa beraktivitas.

- Advertisement -

Namun, di balik fungsi praktisnya sebagai penyokong tubuh, tersimpan risiko kesehatan jangka panjang yang jarang disadari.

Mengandalkan korset secara berlebihan tanpa panduan medis dan latihan penguatan otot justru dapat menjadi bumerang bagi struktur anatomi tubuh manusia.

- Advertisement -

Korset Sebagai “Tali Penopang” Sementara
Dalam dunia medis, penggunaan korset tidak pernah dirancang untuk menjadi solusi permanen atau pelindung harian bagi orang sehat.

Alat ini diposisikan sebagai perangkat media pembantu yang bersifat sementara, utamanya ketika seseorang mengalami nyeri akut yang membatasi pergerakan.

Dokter spesialis ortopedi dan traumatologi, dr Dohar Apul Lumban Tobing, SpOT. K-Spine dari Siloam Hospital Mampang menganalogikan fungsi korset layaknya tali penopang pada struktur rapuh yang membutuhkan sokongan eksternal darurat agar tidak ambruk saat menahan beban.

“Artinya, korset itu kan alat bantu yang harus bersifat temporal yang biasanya kita pake apabila memang seseorang nyeri dan sebagainya. Sehingga, dipasang penyangga itu untuk membantu mensupport sehingga dia tidak terlalu kesakitan,” jelas dr Dohar saat ditemui di Jakarta, Jumat (30/10/2026).

Apa Dampaknya Jika Digunakan Terus-Menerus?
Masalah timbul ketika pasien merasa begitu nyaman dengan sokongan eksternal tersebut hingga memutuskan untuk menggunakannya setiap hari dalam jangka waktu yang lama.

Alih-alih memulihkan kondisi, kebiasaan ini justru membuat otot-otot penopang alami di sekitar tulang belakang menjadi “manja” dan kehilangan fungsi utamanya.

- Advertisement -

dr Dohar mengatakan, ketika otot tidak pernah lagi bekerja keras untuk menahan postur tubuh karena selalu diandalkan pada korset, massa dan kekuatan otot tersebut lambat laun akan mengalami penyusutan (atropi).

“Tapi kalau dipake terus-terusan, ya susah. Seperti bikin ototnya lemah, karena seperti yang saya bilang,” ucapnya.

(NS/DTK)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini