Dorong kolaborasi pemerintah dan industri untuk mendukung pengembangan konektivitas dan jaringan telekomunikasi di Banten
KNews.id – Serang, 24 September 2026 — PT Telkom Akses (Telkom Akses), operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah melalui komunikasi dan koordinasi yang konstruktif. Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi jajaran Dewan Komisaris dan Direksi Telkom Akses dengan Gubernur Banten Andra Soni di Kantor Gubernur Banten, Serang, Selasa (22/9).
Dalam pertemuan tersebut, Komisaris Independen Telkom Akses Ricky HS Tamba, Direktur Utama Telkom Akses Irphan Wijaya, dan Direktur Operasi Telkom Akses Ambari berdiskusi bersama Gubernur Banten mengenai kondisi, kebutuhan, dan pengembangan infrastruktur telekomunikasi di wilayah Banten.
Pertemuan juga menjadi ruang untuk bertukar pandangan mengenai penataan jaringan utilitas serta peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan ke depan. Pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur akses telekomunikasi tidak hanya berorientasi pada penguatan jaringan, tetapi juga perlu memperhatikan keteraturan dan keamanan ruang publik. Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah, pelaku industri, dan penyelenggara jaringan menjadi penting untuk memastikan pengembangan infrastruktur digital dapat berjalan selaras dengan kebutuhan wilayah.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan pentingnya penataan kabel secara terintegrasi sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI). Penataan tersebut membutuhkan koordinasi antarpemangku kepentingan mengingat infrastruktur kabel di wilayah Banten digunakan oleh berbagai penyelenggara jaringan.
Andra juga mendorong adanya koordinasi untuk menyusun roadmap penataan Sistem Jaringan Utilitas Terintegrasi (SJUT) yang dapat diterapkan secara selaras di tingkat kabupaten dan kota. Implementasi penataan jaringan secara terintegrasi sebelumnya telah dilakukan di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), dengan berbagai jaringan utilitas ditempatkan dalam satu sistem pengelolaan.
“Kami mengapresiasi arahan dan dukungan Pemprov Banten. Telkom Akses siap berkoordinasi dengan pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota, serta penyelenggara jaringan lainnya agar setiap pekerjaan di lapangan berjalan tertib, sesuai kebijakan daerah, dan tetap menjaga keandalan layanan bagi masyarakat,” ujar Irphan.
Penataan jaringan juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan efektivitas operasional. Infrastruktur yang tertata dapat mendukung keamanan dan kerapian ruang publik, sekaligus memudahkan petugas dalam melakukan pemeliharaan maupun penanganan gangguan jaringan. Dengan demikian, pengelolaan infrastruktur dapat berjalan lebih efektif tanpa mengesampingkan keandalan layanan kepada masyarakat.
Hubungan dan koordinasi yang dibangun melalui audiensi tersebut diharapkan dapat menciptakan keselarasan antara kebutuhan pembangunan daerah dan pengembangan infrastruktur akses telekomunikasi, sekaligus membuka ruang kolaborasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui sinergi bersama Pemprov Banten dan TelkomGroup, Telkom Akses berkomitmen memperkuat infrastruktur telekomunikasi yang andal dan tertata guna mendukung konektivitas digital serta kemajuan daerah secara berkelanjutan.
(FHD/TLKM)






