KNews.id – Jakarta – Emas logam mulia masih menjadi salah satu instrumen investasi paling populer di Indonesia. Selain stabil, emas juga mudah dijual kembali dan cocok untuk pemula. Salah satu tempat paling aman dan mudah untuk berinvestasi emas adalah Pegadaian. Berikut panduan lengkap 7 cara menabung emas di Pegadaian yang dirangkum untuk memudahkan investor pemula seperti dikutip dari kanal YouTube Uang Ngalir Terus.
1. Pilih Metode Menabung
Pegadaian menyediakan dua cara menabung emas:
1. Online
– Instal aplikasi Pegadaian Digital.
– Isi data diri.
Pilih jenis emas yang ingin dibeli.
Tentukan nominal tabungan emas dan lakukan pembayaran.
Metode ini cocok untuk kamu yang ingin praktis tanpa perlu datang ke kantor Pegadaian.
2. Offline
– Datang langsung ke kantor Pegadaian terdekat.
– Daftar dan konsultasi langsung dengan petugas.
Pilihan ini cocok untuk yang ingin mendapat penjelasan lebih detail dari pegawai Pegadaian.
2. Penuhi Syarat Pendaftaran
Untuk membuka rekening tabungan emas, siapkan identitas diri seperti:
– KTP, SIM, atau paspor yang masih berlaku
– Isi formulir data diri
Jika daftar offline:
– Biaya admin: Rp10.000
– Biaya pengelolaan rekening: Rp30.000
– Biaya materai: Rp10.000
– Minimal pembelian emas: 0,01 gram
Jika daftar online:
– Unduh aplikasi Pegadaian Digital
– Pilih menu Buka Tabungan Emas
– Isi data diri dan pilih cabang
– Lakukan pembelian awal minimal Rp50.000
– Buku tabungan bisa diambil di kantor cabang yang dipilih
3. Pilih Program Menabung Emas
Pegadaian menyediakan dua program investasi emas:
a. Tabungan Emas
Beli emas mulai 0,01 gram
Maksimal pembelian 100 gram per hari
Contoh: jika harga emas Rp1 juta/gram, maka Rp10 ribu = 0,01 gram
b. Emas Berjangka (Cicilan Emas)
Emas dicicil per bulan sesuai periode yang dipilih
Contoh: cicil 1 gram selama 12 bulan dengan total Rp1,2 juta → bayar Rp100 ribu/bulan
Cocok untuk yang ingin memiliki emas fisik tanpa bayar penuh di awal
Pastikan memilih program sesuai budget dan kebutuhan.
4. Lakukan Pembelian (Top Up) Tabungan Emas
Setelah rekening aktif dan buku tabungan didapatkan, kamu bisa mulai menabung dengan top up lewat:
– Kantor Pegadaian
– Transfer bank/ATM
– Aplikasi Pegadaian Digital
– Cukup setor uang, otomatis akan dikonversi menjadi gram emas.
5. Monitoring Tabungan Emas
Agar tujuan investasi lebih jelas, rajinlah cek perkembangan saldo emas melalui:
– Aplikasi Pegadaian
– SMS Banking
– Kantor Pegadaian.
Monitoring rutin membantu kamu menentukan berapa banyak dana tambahan yang perlu disisihkan tiap bulan.
6. Tarik atau Jual Emas
Tabungan emas di Pegadaian tidak harus disimpan terus. Kamu bisa menarik atau menjualnya kapan saja.
Cara tarik/jual emas:
– Datang ke kantor Pegadaian
– Bawa identitas dan buku tabungan
Petugas akan menilai harga emas saat itu dan memberikan uang tunai sesuai nilai yang ditarik atau dijual
Kamu bisa tarik sebagian atau seluruhnya sesuai kebutuhan.
7. Cetak Emas Fisik
Jika saldo emasmu sudah cukup, kamu bisa mencetaknya menjadi emas fisik.
Cara cetak:
– Bawa buku tabungan emas dan identitas ke Pegadaian
– Pilih jenis emas: Antam atau UBS
– Tunggu proses pencetakan beberapa hari
Biaya cetak (estimasi):
– UBS 1 gram: mulai Rp40.000
– Antam 1 gram: mulai Rp85.000
Biaya cetak lebih tinggi untuk emas Antam karena sertifikasinya lebih premium.
Menabung emas di Pegadaian adalah pilihan tepat untuk pemula karena mudah dengan cara online maupun offline. Terjangkau mulai dari 0,01 gram, aman dan bersertifikat. Serta bisa dicetak, dijual, atau ditarik kapan saja.***






