spot_img

Gunakan Layanan DWDM, Kolaborasi InfraNexia dan Lintasarta Perkuat  Konektivitas Medan — Batam — Padang

Kolaborasi pada dua rute lintas provinsi memperkuat kapasitas jaringan untuk  mendukung pertumbuhan trafik data dan layanan digital.

KNews.id – Jakarta, 2 September 2026 – PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) yang merupakan operating  company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan PT Aplikanusa Lintasarta (Lintasarta)  memperkuat kolaborasi strategis dalam pengembangan konektivitas digital berkapasitas tinggi melalui  pemanfaatan layanan Dense Wavelength Division Multiplexing (DWDM) pada rute Medan–Batam dan  Padang–Batam.

- Advertisement -

Kolaborasi tersebut ditandai melalui penandatanganan Berita Acara Kesepakatan (BAK) yang terlaksana  disela penyelenggaraan Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026 di Nusa Dua, Bali  (26/8).

Kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen kedua perusahaan dalam memperkuat kapabilitas  konektivitas berkapasitas tinggi pada rute strategis yang menghubungkan wilayah Sumatra dengan Batam. Dalam lingkup kerja sama tersebut, InfraNexia dan Lintasarta mengoptimalkan pemanfaatan layanan  DWDM pada rute Medan–Batam dan Padang–Batam untuk mendukung konektivitas berkapasitas tinggi.

- Advertisement -

Teknologi DWDM (Dense Wavelength Division Multiplexing) memungkinkan transmisi beberapa jalur data  berkecepatan tinggi secara simultan dalam satu fiber optik, sehingga menjadi salah satu infrastruktur  penting dalam mendukung kebutuhan konektivitas. Kapabilitas tersebut menjadi semakin signifikan  seiring meningkatnya kebutuhan konektivitas untuk pelanggan korporasi, layanan cloud, pusat data, serta  berbagai layanan digital yang membutuhkan kapasitas besar, latensi yang andal, dan skalabilitas jaringan.

Direktur Utama InfraNexia Lukman Hakim Abd. Rauf mengatakan, kolaborasi dengan Lintasarta menjadi  bagian dari strategi InfraNexia dalam memperluas pemanfaatan infrastruktur melalui pendekatan yang  terbuka dan kolaboratif.

“Pertumbuhan ekonomi digital membutuhkan jaringan yang tidak hanya mampu menyediakan kapasitas  besar, tetapi juga dapat berkembang mengikuti kebutuhan pelanggan. Melalui kolaborasi bersama  Lintasarta, kami memperkuat koridor Medan–Batam dan Padang–Batam sebagai bagian dari fondasi  konektivitas yang dapat mendukung ekspansi layanan, pertumbuhan trafik data, serta kebutuhan digital  baru di masa depan,” ujar Lukman.

Menurut Lukman, kerja sama tersebut juga mencerminkan peran InfraNexia sebagai penyedia  infrastruktur telekomunikasi berbasis prinsip open access dan neutral infrastructure. Dengan jaringan  berskala nasional, InfraNexia membuka peluang bagi berbagai pelaku industri untuk memanfaatkan  infrastruktur secara lebih efisien sesuai dengan kebutuhan kapasitas dan model layanan masing-masing. Sementara itu, Direktur Utama Lintasarta Armand Hermawan, menyampaikan bahwa konektivitas  berkapasitas tinggi merupakan salah satu fondasi utama dalam mendukung kebutuhan transformasi  digital yang terus berkembang.

“Kebutuhan terhadap layanan digital, cloud, data center, dan berbagai workload berbasis teknologi terus  meningkat. Kolaborasi bersama InfraNexia melalui pemanfaatan layanan DWDM ini menjadi bagian dari  upaya kami dalam memperkuat kapabilitas jaringan agar dapat terus mendukung kebutuhan transformasi  digital pelanggan secara optimal,” pungkas Armand.

Armand menambahkan bahwa kolaborasi dengan para mitra ekosistem menjadi bagian penting dalam  memperkuat fondasi infrastruktur digital yang berdaulat sekaligus adaptif terhadap perkembangan  kebutuhan industri.

- Advertisement -

“Bagi Lintasarta, penguatan konektivitas merupakan bagian dari Lintasarta Intelligent Core, fondasi  layanan digital terintegrasi yang kami kembangkan untuk menghadirkan konektivitas yang andal sekaligus  menjawab kebutuhan pelanggan yang terus berkembang,” lanjut Armand.

Rute Medan–Batam dan Padang–Batam memiliki nilai strategis dalam mendukung konektivitas digital dari  wilayah Sumatra menuju Batam. Penguatan konektivitas pada kedua koridor tersebut diharapkan dapat  mengakomodasi pertumbuhan trafik data sekaligus memberikan fleksibilitas jaringan yang lebih besar  dalam mendukung perkembangan berbagai layanan digital di masa mendatang.

Kerja sama InfraNexia dan Lintasarta turut mempertegas pentingnya sinergi antarpelaku industri dalam  membangun ekosistem telekomunikasi yang semakin efisien dan berkelanjutan. Melalui optimalisasi  kapabilitas dan infrastruktur yang dimiliki masing-masing perusahaan, kolaborasi ini diharapkan dapat  memperkuat konektivitas, mendukung pengembangan layanan, serta menciptakan nilai tambah bagi  pertumbuhan ekosistem digital Indonesia.

InfraNexia sebagai pilar utama bisnis wholesale fiber connectivity TelkomGroup akan terus memperluas  kolaborasi dengan operator telekomunikasi, Internet Service Provider (ISP), Network Access Provider  (NAP), pusat data, hyperscaler, dan berbagai pelaku industri lainnya. Melalui sinergi lintas industri,  InfraNexia berkomitmen untuk memperkuat ekosistem konektivitas nasional serta menghadirkan  infrastruktur yang semakin scalable, reliable, dan siap mendukung pertumbuhan kebutuhan digital  masyarakat.

(FHD/TLKM)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini