spot_img

Banjir Bandang Dahsyat Terjang Nepal dan China, 273 Orang Tewas dan 1.300 Hilang

KNews.id – Jakarta – Runtuhnya gletser di Tibet memicu banjir bandang dahsyat di wilayah perbatasan China dan Nepal pada Rabu (26/8/2026). Otoritas di kedua negara melaporkan sedikitnya 273 orang tewas dan lebih dari 1.300 orang hilang hingga Kamis (27/8/2026).

Banyak dari mereka merupakan warga negara asing yang berada di kawasan tersebut untuk melakukan pendakian atau ziarah ke situs suci umat Hindu.

- Advertisement -

Jumlah orang yang dilaporkan hilang dapat berbeda antarinstansi, karena adanya perbedaan dalam metode pengumpulan data, waktu pelaporan, proses verifikasi, serta kesenjangan koordinasi antara pihak-pihak yang mengumpulkan data.

Seperti dikutip dari The Associated Press, berikut negara-negara yang warganya termasuk korban hilang pada bencana banjir bandang di Nepal-China.

- Advertisement -

Nepal

Kepolisian melaporkan sedikitnya 270 orang tewas dan 826 orang hilang.

Laporan media lokal yang mengutip Pusat Operasi Darurat Nasional pada Kamis menyebut mereka yang hilang terdiri atas 113 wisatawan Nepal, 85 personel keamanan dari militer dan kepolisian, serta 161 warga Distrik Rasuwa dan satu warga Distrik Nuwakot.

Badan Pariwisata Nasional Nepal kemudian mengatakan pada Kamis, 517 warga negara asing dilaporkan hilang.

China

Media pemerintah China melaporkan sedikitnya tiga orang tewas dan 558 orang hilang di Kabupaten Gyirong, Tibet. Selain itu, hampir 100 warga negara China dilaporkan hilang di wilayah Nepal, menurut Kementerian Luar Negeri China.

India

Badan Pariwisata Nasional Nepal mengatakan 179 orang yang hilang berasal dari India. Pejabat mengatakan sebagian besar dari mereka sedang melakukan ziarah menuju Gunung Kailash di Tibet, yang merupakan situs suci bagi umat Hindu.

Amerika Serikat

Badan Pariwisata Nasional Nepal juga mengatakan 65 warga Amerika Serikat termasuk dalam daftar orang hilang.

- Advertisement -

Malaysia

Menurut badan yang sama, sebanyak 51 warga Malaysia dilaporkan hilang.

Ukraina

Kementerian Luar Negeri Ukraina mengatakan 53 warga Ukraina dinyatakan hilang dalam banjir bandang dahsyat pada Rabu. Sebanyak 46 dari mereka merupakan wisatawan.

Australia

Sebanyak 35 warga Australia dilaporkan hilang, menurut Badan Pariwisata Nasional Nepal.

Inggris

Sebanyak 33 warga Inggris termasuk dalam daftar orang hilang.

Kanada

Badan Pariwisata Nasional Nepal menyebut 25 warga Kanada juga dilaporkan hilang.

Korea Selatan

Pejabat pemerintah Korea Selatan mengatakan sembilan warga negaranya yang bekerja dalam pembangunan pembangkit listrik tenaga air di Nepal, dilaporkan hilang.

Singapura

Delapan warga Singapura dilaporkan hilang, menurut Badan Pariwisata Nasional Nepal.

Jerman

Instansi yang sama mengatakan delapan wisatawan asal Jerman dilaporkan hilang.

Rusia

Delapan warga Rusia dilaporkan hilang, menurut Badan Pariwisata Nasional Nepal.

Afrika Selatan

Enam warga Afrika Selatan dilaporkan hilang.

Latvia

Otoritas Nepal mengatakan enam wisatawan asal Latvia dilaporkan hilang.

Jepang

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menyatakan kekhawatirannya terhadap lima warga Jepang yang menurut laporan media lokal dinyatakan hilang.

Selandia Baru

Lima warga Selandia Baru dilaporkan hilang, menurut Badan Pariwisata Nasional Nepal.

Prancis

Empat warga Prancis dilaporkan hilang.

Belgia

Tiga warga Belgia dilaporkan hilang.

Spanyol

Tiga warga Spanyol yang berkunjung ke kawasan tersebut dilaporkan hilang.

Negara-Negara Lain

Badan Pariwisata Nasional Nepal mengatakan terdapat dua warga Italia, dua warga Kazakhstan, dua warga Portugal, dua warga Irlandia, dan dua warga Belanda dilaporkan hilang.

Selain itu, 10 warga negara lain juga dilaporkan hilang, masing-masing satu orang dari Belarus, Finlandia, Hungaria, Israel, Lithuania, Filipina, Bulgaria, Swiss, Serbia, dan Swedia.

(RD/KPS)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini