spot_img

Gen Z Ubah Cara Kelola Uang, Investasi Agresif Jadi Kunci Raih Kekayaan

KNews.id – Jakarta – Setiap generasi baru selalu mendapat tudingan buruk soal keuangan dari generasi pendahulunya. Namun, Gen Z beroperasi dalam ekosistem keuangan sangat berbeda dari orang tua mereka. Di tengah tekanan inflasi dan utang pendidikan, hampir tiga perempat Gen Z optimistis ingin kaya raya. Harapan ini didukung akses ke aplikasi investasi dan alat pengatur anggaran digital.

Meski menabung tradisional terasa sulit, Gen Z paling adaptif pada teknologi keuangan. Mereka juga punya peluang besar di industri pekerjaan sampingan (side hustle). Gen Z lebih memilih inovasi finansial radikal dari pada menabung di bank konvensional. Dikutip dari Your Tango, berikut dua kebiasaan utama Gen Z yang menolak tabungan tradisional demi kekayaan:

- Advertisement -

1. Memilih Investasi yang Agresif daripada Tabungan Konvensional

Perbedaan Gen Z dan generasi sebelumnya ada pada definisi keamanan finansial mereka. Gen Z memilih memutar uang ke investasi yang memberi keuntungan nyata dan terpantau secara rutin.

Gen X dan Milenial tua punya pandangan bahwa beli rumah adalah investasi terbaik. Sementara itu, Gen Z berinvestasi pada real estat fraksional dan Reksa Dana Pendapatan Tetap berbasis properti.

- Advertisement -

Lebih dari separuh Gen Z sudah menempatkan dana pada sektor produktif dan portofolio digital. Instrumen investasi mereka beragam, mulai reksa dana, ETF, hingga aset kripto.

2. Bergantung pada Pendapatan Fleksibel, Menolak Gaji Tetap

Generasi Baby Boomer cenderung bekerja lama di satu perusahaan untuk dapat imbalan loyalitas. Tapi bagi Gen Z, hal ini dianggap kurang relevan di era modern. Banyak Gen Z memilih pekerjaan fleksibel seperti di bidang kesehatan, pendidikan, dan industri kreatif. Mereka juga aktif di gig economy, pekerjaan kontrak, dan bisnis online.

Fleksibilitas pendapatan membuat pencatatan tabungan tradisional jadi sulit. Namun, mereka bebas langsung alokasikan keuntungan ke investasi tanpa repot birokrasi bank. Dengan langkah finansial berani ini, Gen Z berpotensi jadi generasi terkaya dalam sejarah modern. Generasi lain sebaiknya belajar cara kreatif mereka memutar uang di era digital.

(NS/JAW)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini