KNews.id – Jakarta – Kapan waktu terbaik untuk menghafal Al-Qur’an? Pertanyaan ini sering diajukan oleh para orang tua Muslim yang ingin membiasakan anak belajar Al-Qur’an sejak dini.
Selain meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, proses menghafal Al-Qur’an juga memiliki banyak manfaat, salah satunya merangsang fungsi kognitif dan mempertajam daya ingat. Karena itu, kegiatan ini memiliki keutamaan yang besar bagi siapa saja yang menjalaninya.
Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa membaca Al-Qur’an, mempelajarinya, dan mengamalkannya, maka akan dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari kiamat yang cahayanya seperti cahaya matahari” (HR. Abu Dawud).
Jawaban atas waktu terbaik menghafal Al-Qur’an ini disampaikan oleh Widyan Zulda Mahira (25) disapa Dama, ustaz muda sekaligus hafiz 30 juz Al-Qur’an asal Wonosobo, Jawa Tengah. Selengkapnya dihadirkan Liputan6.com, Kamis (28/5).
Waktu Terbaik untuk Menghafal Al-Qur’an ala Hafiz 30 Juz
Laki-laki lulusan S-1 Agama Murni dan S-2 Pendidikan Agama Islam di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) tersebut mulai menghafal Al-Qur’an sejak duduk di bangku sekolah dasar. Ia membutuhkan waktu sekitar empat tahun hingga hafalannya mutqin (kuat, mantap, dan tidak mudah lupa).
“Sebenarnya sejak kelas 1 SD sudah banyak menghafal, cuma belum intens. Lebih intens menghafalnya sejak kelas 5 SD di 2013, ada program tahfiz yang sangat mendukung sekali dengan keinginan dan lingkungan yang sefrekuensi, sehingga selama 2 tahun itu dari kelas 5-6, kami mulai menghafalkan Al-Quran. Alhamdulillah setelah lulus SD menyelesaikan sampai 8 juz yang merupakan juz 26-30 dan juz 1-3,” ujarnya saat dihubungi reporter Liputan6.com pada Senin (11/5).
“Lanjut ke SMP, Alhamdulillah di kelas 8 sudah selesai 30 juz, cuma memang belum mutqin, masih lupa-lupa. Sehingga, di situ kami mengikuti banyak sekali perlombaan, kompetisi, yang dengan adanya perlombaan dan kompetisi itu murajaah (proses mengulang hafalan) kami semakin lebih intens,” sambungnya.
Berdasarkan pengalaman tersebut, ketika ditanya apakah ada waktu terbaik untuk menghafal Al-Qur’an menurutnya, Dama menjawab, “waktu terbaik untuk menghafal Al-Qur’an adalah sejak kecil dan waktu yang paling pas adalah sebelum subuh, setelah subuh, dan setelah ashar. Karena di waktu-waktu tersebut, daya ingat masih fresh dan kuat. Ada penelitian-penelitianya juga.”
Penelitian Mendukung Waktu Terbaik untuk Menghafal Al-Qur’an
Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Hormones and Behavior (2024) oleh Lisa Pötzl dan tim dari Ruhr University Bochum, Jerman, menunjukkan bahwa kemampuan memori pengenalan dapat meningkat saat kadar hormon kortisol sedang tinggi di pagi hari.
“Kortisol mungkin memiliki peran penting dan layak diteliti saat mempelajari pengaruh waktu dalam sehari terhadap kinerja memori,”demikian kutipan dari penelitian Hormones and Behavior tahun 2024 oleh Lisa Pötzl dkk.
Kortisol adalah hormon yang membantu meningkatkan kewaspadaan, fokus, dan kesiapan otak dalam menerima informasi. Secara alami, kadar hormon ini mencapai puncaknya setelah bangun tidur, sehingga otak berada dalam kondisi yang lebih optimal untuk belajar dan mengingat hal baru.
Temuan ini juga sejalan dengan ajaran Islam yang menganjurkan memulai aktivitas kebaikan di waktu subuh. Rasulullah SAW bersabda melalui hadis riwayat Ahmad dan Bukhari: “Barangsiapa yang memulai hari dengan shalat subuh, maka ia berada dalam perlindungan Allah”.
Waktu subuh dianggap sebagai waktu yang penuh keberkahan karena tubuh dan pikiran masih dalam kondisi segar. Hal ini membuatnya secara ilmiah juga mendukung konsentrasi dan proses belajar.
Selain faktor biologis, suasana subuh yang tenang dan minim gangguan juga membantu meningkatkan fokus. Kondisi ini membuat waktu subuh menjadi momen yang efektif untuk memahami materi yang lebih kompleks.
Di samping waktu subuh, waktu setelah Ashar juga menjadi salah satu momen paling ideal untuk menghafal. Secara neurologis, otak sudah lebih tenang dan rileks, serta sangat baik untuk mempertahankan informasi baru (memori jangka panjang) setelah seharian beraktivitas.





