spot_img
Selasa, Maret 17, 2026
spot_img
spot_img

Andrie Yunus Disiram Air Keras di Senen, Luka Bakar 24% dan Jalani Operasi Mata

KNews.id – Jakarta – Inilah kondisi Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus usai menjadi korban dalam siden penyiraman air keras. Peristiwa itu terjadi di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026).

Menurut keterangan Dimas Bagus Arya, Koordinator Badan Pekerja KontraS, Andrie diserang oleh dua pengendara motor berboncengan. Berdasarkan diagnosis primer tim medis, Andrie Yunus mengalami luka bakar mencapai 24 persen di bagian tubuhnya. Andrie Yunus pun harus menjalani tindakan operasi intensif untuk menyelamatkan jaringan mata.

- Advertisement -

​Pakaian Meleleh

​Dimas membeberkan betapa bahayanya efek cairan kimia yang mengenai tubuh korban pada Kamis (12/3/2026) malam tersebut.

​”Air keras mengenai tubuh bagian kanan korban, khususnya mata, wajah, dada dan tangan sehingga korban (Andrie) berteriak hingga berhenti dan menjatuhkan motornya,” ujar Dimas.

- Advertisement -

​Efek panas yang ditimbulkan zat tersebut membuat Andrie menderita hebat di lokasi kejadian. “Berdasarkan cerita Andrie, dia terus berteriak meminta tolong dan berkata ‘Aaah, aahh, aahh panas’,” ungkapnya.

Saking kuatnya zat kimia itu, baju yang dikenakan Andrie dilaporkan langsung meleleh sesaat setelah kejadian. Setelah itu, Andre mengambil motor dan menuju ke rumah kontrakannya yang ada di Menteng melalui jalan belakang.

Sesampai di kontrakan, Andre kemudian ditolong oleh teman-temannya dan dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat.

​Penanganan Medis di RSCM​

Saat diantarkan ke RSCM, Andrie langsung mendapatkan perawatan serius. “Andre ditangani oleh enam orang dokter dengan spesialisasi berbeda-beda,” tutur Dimas. Para dokter spesialis tersebut mencakup ahli mata, THT, saraf, tulang, thorax (dada), organ dalam, hingga spesialis kulit. Tindakan darurat pun segera dilakukan pada bagian mata yang terdampak cukup parah.

​”Andre saat ini menjalani operasi mata untuk mengganti jaringan amnion atau cangkok dengan bius lokal,” tambah Dimas.

(NS/TRB)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini