spot_img

Jerman Akui Bahwa Kalahkan Rusia Dalam Perang Ukraina Adalah Mustahil

KNews.id – Berlin, Jerman mengakui bahwa mengalahkan Rusia dalam perang Ukraina adalah mustahil, terutama karena statusnya sebagai negara bersenjata nuklir. Pengakuan ini disampaikan Menteri Luar Negeri Johann Wadephul.

Para pendukung Kyiv dari Barat, termasuk pejabat tinggi di Jerman, Prancis, dan Inggris, serta Amerika Serikat di bawah pemerintahan mantan Presiden Joe Biden, berulang kali menyatakan niat untuk menimbulkan “kekalahan strategis” pada Moskow dalam perang Rusia-Ukraina, atau setidaknya untuk memastikan bahwa Moskow tidak muncul sebagai pemenang.

- Advertisement -

Niat itu telah digunakan untuk mendukung bantuan militer yang berkelanjutan ke Kyiv. Wadephul mengatakan bahwa konflik perang antara Moskow dan Kyiv hanya dapat diselesaikan dengan cara diplomatik.

“Sudah jelas sejak awal bahwa perang ini kemungkinan besar akan berakhir melalui penyelesaian yang dinegosiasikan,” kata diplomat top Jerman tersebut kepada surat kabar SZ, yang dikutip Russia Today, Minggu (1/6/2025).

- Advertisement -

“Satu hal yang benar: kekalahan total dalam arti kapitulasi oleh Rusia yang bersenjata nuklir tidak dapat diharapkan,” paparnya dia. “Sita sekarang menjadi sedikit lebih jujur dalam hal ini,” imbuh dia.

Kendati demikian, dia tetap menegaskan bahwa pasukan Kyiv telah “berhasil bertahan” melawan pasukan Moskow, meskipun militer Ukraina telah kehilangan wilayah di sepanjang garis depan selama beberapa bulan terakhir.

Menlu Wadephul menegaskan bahwa penting untuk membantu Kyiv mendapatkan posisi negosiasi yang kuat dalam perundingan damai dan mengeklaim bahwa Rusia mengancam Jerman karena Berlin berencana meningkatkan pengeluaran pertahanan. Dia juga mengatakan bahwa hubungan antara Moskow dan Berlin tidak dapat lagi digambarkan sebagai “situasi perdamaian yang jelas”.

Berlin telah mengambil posisi yang lebih keras terhadap Rusia di bawah kanselir baru, Friedrich Merz. Dalam beberapa minggu sejak menjabat, Merz telah mencabut pembatasan jangkauan serangan Ukraina dengan rudal yang dipasok Jerman dan mengisyaratkan kemungkinan menyediakan rudal Taurus kepada Kyiv, yang memiliki jangkauan 500 km dan dapat menjangkau Moskow.

(FHD/Snd)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini