spot_img

PKS di Kota Depok Tampaknya Akan Runtuh, Berdasarkan Hasil Quick Count Pilkada Depok dari Lembaga VoxPol Center

KNews.id – “Kekuasaan” Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang telah menguasai Kota Depok selama hampir 20 tahun tampaknya akan runtuh.  Sebab, berdasarkan hasil quick count Pilkada Depok 2024 dari lembaga VoxPol Center, calon wali kota dan wakil wali kota Depok nomor urut 1, Imam Budi Hartono-Ririn Farabi A Rafiq memperoleh suara sebanyak 46,81 persen. Pasangan ini diusung oleh PKS dan Golkar.

Sementara pesaingnya, yakni paslon nomor urut 2, Supian Suri-Chandra Rahmanysah meraih suara sebesar 53,19 persen. Pasangan ini diusung Koalisi Depok Perubahan Maju yang terdiri dari 12 partai politik.

- Advertisement -

Hasil quick count Pilkada Depok 2024 ini diumumkan setelah data masuk mencapai 100 persen pada pukul 20.32 WIB, Rabu (27/11/2024).

Hasil real count internal Supian-Chandra

- Advertisement -

Pada jumpa pers Rabu malam, tim Pemenangan Supian-Chandra mengungkapkan, hasil real count internal mereka juga menunjukkan paslon nomor urut 2 itu memperoleh suara sebesar 68,7 persen.

Hal itu diketahui setelah mengumpulkan hasil C1 dan laporan ribuan saksi yang ikut mengawal di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Depok. “Berdasarkan data real count internal kita, hasil dari C1, saksi-saksi dari 2.743 orang yang diturunkan 100 persen, sudah masuk perolehan suara 400 ribuan,” ujar Juru Bicara Tim Pemenangan Supian-Chandra, Babai Suhaimi.

Dan dari ratisan ribu suara yang diterima tim internal, partisipasi pemilih Supian-Chandra mencapai 68,7 persen.

Supian Suri yakin menang mutlak

Supian Suri optimis hasil real count Pilkada Depok 2024 juga akan memberikan kemenangan untuknya dan tim. “Jadi kemenangan ini mutlak.

Insya Allah, tidak ada hal yang kita buat-buat atau apapun namanya,” kata Supian Suri di rumah pemenangan, Cilodong, Kota Depok. Bagi Supian Suri, kemenangan ini menjadi bukti bahwa banyak warga Depok yang menginginkan perubahan di kotanya.

- Advertisement -

“Ini adalah kemenangan masyarakat yang menginginkan perubahan, yang menginginkan percepatan kemajuan di kotanya, yang menginginkan kota ini menjadi milik kita semua,” ungkap dia. Optimisme kemenangan mengalahkan PKS juga disampaikan Ketua Tim Pemenangan Supian-Chandra, Nuroji.

Dia meyakini hasil rekapitulasi suara berjenjang dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok akan sama dengan hasil quick count Pilkada Depok 2024. “Real count-nya cukup panjang perjalanannya. Dan sekarang juga kita sudah menginput (internal) dan hampir ya, kalau quick count dilakukan oleh lembaga kredibel, ya pastinya tidak akan banyak berubah,” kata Nuroji.

Rekapitulasi suara resmi dari KPU akan dilakukan secara berjenjang mulai Kamis (28/11/2024) hingga Senin (16/12/2024).

Kekuasaan PKS di Depok

Kepemimpinan PKS di Depok sendiri berawal sejak terpilihnya Nur Mahmudi Ismail sebagai Wali Kota Depok di 2005, didampingi Yuyun Wirasaputra. Setelah itu, PKS terus berestafet memberikan para kader partainya memangku kedudukan nomor satu di kota belimbing ini.

Nur Mahmudi menduduki posisi wali kota Depok selama dua periode hingga 2015. Di periode kedua Nur Mahmudi didampingi wakilnya Mohammad Idris. Setelah Nur Mahmudi lengser, Idris melanjutkan tongkat estafet wali kota Depok dengan didampingi Pradi Supriatna pada periode pertama menjabat.

Pada periode kedua, Idris kembali lagi terpilih menjadi wali kota Depok dengan didampingi Imam Budi Hartono hingga 2024.

(FHD/Kmp)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini