KNews.id – Jakarta – Anggota DPR RI dari PDI-P Said Abdullah berharap Presiden RI Prabowo Subianto dapat mengevaluasi kabinenya dalam periode enam bulan atau satu tahun. Menurutnya, evaluasi berkala diperlukan dalam rangka mewujudkan visi dari Prabowo.
“Harapan kami Bapak Presiden bisa mengevaluasi 6 bulan atau 1 tahun perjalanan kabinet ini. Itu harapan kami agar mimpi Bapak Presiden bisa dicapai,” kata Said di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (22/10/2024).
Ketua DPP PDI-P itu juga enggan membuat asumsi dengan menyebut kabinet Prabowo gemuk. Sebab, menurut Said, Prabowo selaku presiden sudah memiliki pertimbangannya terkait banyaknya jumlah para pembantu dalam susunan Kabinet Merah Putih. Isu Lingkungan di Pilkada, Penting Enggak Penting Artikel Kompas.id “Karena kalau kemudian belum apa-apa kita memvonis (kabinet) presiden terlalu gemuk, nanti kita akan bisa, karena apa, belum apa-apa presiden sudah divonis. Beri kesempatan, dan pasti Bapak Presiden pasti juga akan mengevaluasi,” kata dia.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan, partainya akan tetap mendukung pemerintah Presiden Prabowo Subianto meski tak ada kadernya yang masuk kabinet. Akan tetapi, Said mengatakan, partainya akan mendukung pemerintahan secara kritis dan konstruktif. “Justru ketika PDI Perjuangan tidak di dalam kabinet kami tetap dukung pemerintahan ini dengan cara kritis konstruktif memberikan pilihan-pilihan alternatif, itu penting,” ujar Said. Kabinet Merah Putih yang dibentuk Prabowo memiliki 7 menteri koordinasi (menko) 41 menteri, serta 56 wakil menteri.






