KNews.id – Jakarta – Relawan pendukung Presiden Joko Widodo, Pasukan Bawah Tanah (Pasbata) Jokowi mengadukan Roy Suryo ke Bareskrim Polri karena menyebut akun Fufufafa 99 persen milik wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka.
Mereka mendesak Bareskrim Polri untuk segera memproses laporan dari Sekretaris Jenderal Pasukan Bawah Tanah Jokowi, Sri Kuntoro Budiyanto. Hal itu disampaikan Sri Kuntoro Budiyanto kepada awak wartawan.
Ia mengungkapkan banyak segelintir orang yang berusaha memprovokasi dan membuat narasi yang memecah belah bangsa jelang masa transisi pergantian Presiden RI Joko Widodo ke presiden RI terpilih Prabowo Subianto.
“Mereka mengutak-atik kepetingan anak bangsa hanya untuk kepentingan segelintir pihak saja,” kata Sri Kuntoro dalam Konferensi Pers di Ramada Hotel, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (12/10/2024).
Kuntoro meminta Roy Suryo, untuk jangan merasa hebat.
Menurutnya,seluruh bangsa Indonesia untuk bersikap cerdas, karena pakai akal pikiran yang jernih dan jangan mau dijadikan sekelompok orang yang tidak bisa move on dari kekalahan.
“Dia menyebut kita pasukan bau tanah, kita memang lahir dari tanah, makan dari tanah, jangan bersikap sombong, nanti kalau dipanggil Bareskrim ya datang dengan gentle,” ucap dia.
“Kalau presiden RI Jokowi cawe-cawe udah ditampar mulutnya,” kata dia.
Selain itu, ia juga mengingatkan kepada politisi senior Amien Rais soal ucapan kepada presiden RI Joko Widodo.
Dia, malah menyinggung janji Amien Rais yang akan berjalan kaki dari Jogja ke Jakarta apabila Presiden RI Joko Widodo terpilih yang tidak kunjung ditepati hingga saat ini.
Ia meminta kepada seluruh masyarakat untuk menjaga masa transisi perpindahan Presiden Joko Widodo ke Prabowo dengan baik, tanpa ada narasi adu domba pada anak bangsa.
“Saya sampaikan si Prof Amien Rais yang terus mengoceh untuk stop mengoceh dari dulu, jangan terlalu banyak omong karena itu tidak bagus,” kata dia.
“Nazar Amien Rais yang apabila Jokowi jadi presiden akan engklek Jogja Jakarta itu dibuktikan dulu dan dia sering memfitnah terus, ingat!, fitnah itu lebih kejam dari pada pembunuhan,” ucap dia.
Danang Heri Subiantoro salah satu anggota relawan Pasukan Bawah Tanah Jokowi meminta Bareskrim Polri untuk memproses laporan yang diterima Bareskrim Polri.
Dia berharap dalam masa transisi berjalan lancar dan aman.
“Sebenarnya kita akan ke Jakarta, tapi karena adannya ini, kami menggelar JP ini dan meminta Bareskrim Polri segera menangkap Roy Suryo karena terindikasi memecah belah, atau melempar isu adu domba di itu sudah dilaporkan ketum Pasukan Bawah Tanah Jokowi Jateng Kuntoro Budiyanto Notonegoro,” ucap dia
“Kami punya harapan untuk menjaga negara agar tetap tenteram, namun masyarakat kita tidak bodoh lagi dan kami memohon Kabareskim untuk menindaklanjuti laporan kami dan siap mengawal masa transisi,” pungkas dia.





