spot_img
Selasa, Februari 24, 2026
spot_img
spot_img

Iran Disebut Berbicara pada AS Lewat Perantara Pasca Serang Israel

KNews.id – Iran telah mengatakan kepada Amerika Serikat melalui seorang perantara bahwa setiap serangan Israel terhadap Iran akan mendapat tanggapan, yang mencakup penargetan infrastruktur Israel.

Dalam pernyataan eksklusif kepada Al Jazeera, seorang pejabat Iran mengatakan bahwa negaranya juga telah mengirim pesan kepada AS, melalui Qatar, untuk mengatasi meningkatnya ketegangan regional setelah serangan rudal Iran terhadap Israel.

- Advertisement -

Dalam pesan tersebut, Teheran mengatakan kepada Washington bahwa fase pengekangan diri secara sepihak telah berakhir dan menambahkan pengekangan tidak menjamin keamanan nasional negaranya.

Pesan tidak langsung itu, dilansir Al Jazeera, juga menekankan bahwa Iran tidak menginginkan perang regional, kata pejabat tersebut. Sebelumnya, Israel berjanji untuk merespons setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menembakkan serangan rudal balistik dua gelombang ke target militer dan keamanan di Israel.

- Advertisement -

Iran mengatakan serangan rudal pada Selasa adalah sebagai tanggapan atas serangan Israel ke Jalur Gaza yang terkepung dan Lebanon, serta pembunuhan pejabat-pejabat penting di Hizbullah dan kelompok Palestina, Hamas. Serangan salvo yang terdiri dari sekitar 200 proyektil ini tidak menimbulkan korban jiwa karena sebagian besar rudal berhasil dicegat, menurut tentara Israel.

AS telah berulang kali berjanji untuk mendukung sekutu dekatnya, Israel. Kimberly Halkett dari Al Jazeera, melaporkan dari Washington, mengatakan bahwa pesan Iran yang dikirim ke AS tampaknya merupakan tanggapan atas komentar Presiden Joe Biden di mana ia mengatakan bahwa Israel memiliki hak untuk merespons serangan rudal tersebut.

“Biden mengatakan Israel memiliki hak untuk membalas serangan Iran baru-baru ini, tidak seperti yang terjadi pada bulan April ketika Iran menargetkan Israel dan Gedung Putih memperingatkan Israel untuk tidak menanggapi,” kata Halkett. Pesan Iran dapat ditafsirkan dengan salah satu dari dua cara, katanya.

“Ini bisa berarti, ‘Kami tidak ingin Anda melakukan apa pun, kami berusaha mencegahnya,’ atau bisa juga sebagai peringatan: ‘Anda mengambil tindakan dan respons kami akan lebih besar,’” kata Halkett.

Pejabat Iran mengatakan bahwa dalam pesan kepada AS, Iran menegaskan perlunya mengekang Israel dan kegilaannya yang tak terkendali di wilayah tersebut. Israel minggu ini mengirim pasukan darat ke Lebanon selatan dalam apa yang disebutnya sebagai serangan terbatas dan terus membombardir negara itu, termasuk ibu kotanya Beirut, selama hampir dua minggu.

Serangan-serangannya sejauh ini telah menewaskan lebih dari 1.000 orang, dan membuat lebih dari 1 juta orang mengungsi dari rumah-rumah mereka, menurut para pejabat Lebanon. Israel juga melanjutkan serangan mematikannya ke Gaza, yang diluncurkan hampir setahun yang lalu.

- Advertisement -

Sekitar 90 persen penduduk daerah kantong tersebut telah mengungsi dan pasukan Israel dituduh memperburuk krisis kemanusiaan dan kelaparan yang sudah mengerikan dengan menghalangi pasokan bantuan. Lebih dari 41.000 orang telah terbunuh dalam serangan Israel, sebagian besar adalah wanita dan anak-anak, menurut otoritas Palestina.

(FHD/Kmp)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini