spot_img

Jurus Jitu BNI Jaga Keamanan Data Nasabah Menghadapi Marak Serangan “Ransomware”

 KNews.id – Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Royke Tumilaar mengatakan, pihaknya memiliki jurus jitu dalam menjaga keamanan data nasabah. Sebelumnya publik dihebohkan oleh serangan ransomware ke Pusat Data Nasional (PDN) beberapa waktu lalu.

Serangan ransomware LockBit 3.0 ke PDN itu mengakibatkan terganggunya sejumlah layanan publik selama 12 hari terakhir. “Pintu-pintu itu di layer – layernya kita sudah kunci. Lebih dari itu, disiplin dan mindset juga harus ada, jangan semua akses orang dibuka,” kata Royke di Jakarta.

- Advertisement -

Kemenhub Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Royke menambahkan, pihaknya juga terus mengupgrade secara rutin lewat pintu mana saja data bisa tersebar. Pihaknya melakukan sistem upgrade.

“Pintu-pintunya itu selalu kita lakukan upgrade, jadi investasi yang kita lakukan bukan hanya di sistem aplikasi saja,” jelasnya. “Tapi, investasi yang paling mahal kami lakukan adalah security (keamanan data),” tegas dia.

- Advertisement -

Serangan ke PDN tersebut menunjukkan adanya upaya penonaktifan fitur keamanan Windows Defender mulai 17 Juni 2024 pukul 23.15 WIB. Upaya tersebut menyebabkan masuknya aktivitas berbahaya (malicious) dan menyebabkan Windows Defender mengalami crash dan tidak bisa beroperasi.

(Zs/BNI)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini