KNews.id – Bakal calon presiden yang diusung Koalisi Perubahan Anies Baswedan menanggapi janji yang disampaikan oleh bacawapresnya yang juga Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. Janji politik PKB itu berupa pengucuran dana desa sebesar Rp 5 miliar per tahun. Di era Presiden Joko Widodo atau Jokowi ini, dana desa hanya Rp 1,5 miliar.
“Kenapa dulu ada niat yang sangat baik dari PKB, rencana yang sangat baik dari PKB? Karena kami ingin desa kita maju. Kita tidak ingin desa kita tertinggal dan kita ingin ada kesempatan yang setara,” ujar Anies didampingi Cak Imin di kantor PKB, Jakarta.
Menurut Anies, saat ini mereka berdua sedang melakukan proses sinkronisasi terhadap kebijakan-kebijakan karena masing-masing memiliki rencana. Rencana-rencana tersebut disinkronkan supaya sama. Tapi Anies dan Muhaimin berkomitmen untuk memberikan kesetaraan kesempatan.
“Agar kue APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) itu, anggaran yang besar itu dirasakan oleh lebih banyak lagi, oleh seluruh Bangsa Indonesia,” tutur Anies.
Ia juga menjelaskan terdapat dua trek di dalam proses kampanye. “Satu trek kampanye dan pemenangan, satu trek penyusunan kebijakan,” ujarnya. Sinkronisasi yang akan dilakukan termasuk ke dalam trek penyusunan kebijakan.






