KNews.id – Jakarta – Meditasi telah terbukti dapat menurunkan tingkat stres, mempertajam konsentrasi, hingga meredakan gejala kecemasan.
Berikut manfaat dari praktik meditasi dikutip dari Business Insider:
1. Mempertajam Fokus dan Konsentrasi
Meditasi kesadaran (mindfulness) membantu seseorang fokus pada saat ini, yang secara langsung meningkatkan konsentrasi dan aktivitas sehari-hari.
Berdasarkan studi dari Harvard Medical School 2011 menemukan adanya antara mindfulnessdan kemampuan memproses informasi baru. penelitian memindai 17 otak sebelum dan sesudah mengikuti program meditasi selama delapan minggu. Hal ini menghasilkan peningkatan materi abu-abu di bagian otak yang bertanggung jawab atas pembelajaran, memori, dan regulasi emosi.
Selain itu, riset Carnegie Mellon University (2016) menunjukkan meditasi mindfullnessdapat meningkatkan konsentrasi dan pengambilan keputusan. Orang yang mengikuti meditasi selama tiga hari menunjukkan peningkatan konektivitas di bagian otak yang mengontrol perhatian.
“Penelitian ini menunjukkan kita benar-benar dapat melatih perhatian dan kesadaran meta kita dan ini keterampilan yang dapat dipelajari,” ujar profesor psikologi dan psikiatri Richard Davidson PhD.
2. Meningkatkan Kesadaran
Meditasi mindfulness membantu individu menemukan kualitas positif dalam diri.
“Mindfulness membantu meningkatkan kesadaran diri dengan meningkatkan kemampuan untuk menguji pikiran dan perasaan tanpa menghakimi, yang pada akhirnya meningkatkan percaya diri,” ujar psikolog klinis, Brian Wind PhD.
Hasil review dari studi Stanford University tahun 2009 menunjukkan latihan meditasi selama dua bulan pada orang yang alami kecemasan sosial berhasil menurunkan kecemasan dan meningkatkan percaya diri dari partisipan.
3. Menurunkan Tingkat Stres
Meditasi terbukti mampu menurunkan hormon stres yang memberikan efek yang menenangkan. Kemudian, review studi pada 2013 yang menganalisis lebih dari 200 studi pada individu sehat menyimpulkan meditasi adalah cara yang efektif untuk mengurangi stres.
4. Meditas Bantu Kelola Atasi Kecemasan
Meditasi melatih fokus pada saat ini, hal ini membantu pikiran tidak mudah stres. Berdasarkan hasil review analisis riset tahun 2014 di JAMA Internal Medicinemenemukan, meditasi kesadaran dapat meredakan kecemasan dan depresi, menjadikan bagian dari rencana perawatan kesehatan mental yang komprehensif.
Kemudian, dalam program terapi Mindfulness Based Stress Reduction (MBSR) juga telah terbukti membantu indvidu dengan kecemasan menenangkan pikiran dan mengurangi gejala depresi seperti sulit tidur dan suasana hati yang rendah.
5. Mengendalikan Rasa Sakit
Banyak pakar merekomendasikan praktik meditasi sebagai bagian dari rencana manajemen nyeri yang komprehensif. Pada penelitian 2020 terhadap lebih dari 6.400 partisipan ditemukan meditasi dapat mengurangi nyeri pada penderita nyeri pascaoperasi dan kronis.
Meditasi tidak untuk menghilangkan rasa sakit sepenuhnya tapi membantu individu mengenali nyeri yang dirasakannya.
“Kita dapat mengenali rasa sakit itu ada, tetapi kita tidak bisa terjerat dengan cara yang sama, dan itu dapat sangat bermanfaat dalam membantu kita mengatasi nyeri kronis,” kata Davidson.
6. Menumbuhkan Kebaikan
Meditasi cinta kasih (Loving Kindness Meditation) memberikan kasih sayang bagi diri sendiri dan orang lain. Praktik meditasi ini memperkuat otak dalam menerima emosi orang lain, mendorong perilaku altruistik, dan mengurangi bias implisit.
Langkah dalam memulai meditasi cinta kasih, seseorang bisa membayangkan orang terkasih dan mendoakan kebahagiaan mereka. Kemudian menyalurkan cinta kasih itu pada diri sendiri dan orang lain.
“Seseorang dapat menggunakan frasa sederhana lalu mengulangi dalam hati, seperti ‘semoga saya mendapatkan kebahagiaan” sambil membayangkan orang yang disayangi,” kata Davidson.



