KNews.id – New York, Politikus Partai Demokrat Zohran Mamdani memenangkan pemilihan wali kota New York, memecahkan rekor pertama sebagai pimpinan salah satu kota terbesar di AS yang beragama Islam. Sebagai calon walikota, ia membuat janji-janji politik untuk warga New York.
Berikut ini lima janji kampanye utama yang dibuat Zohran Mamdani seperti dilansir dari Hindustan Times. Janji-janji ini kemungkinan akan mendorong kebijakannya saat menjabat.
Menggratiskan Sewa Rumah
Kampanye Zohran Mamdani berfokus pada tingginya biaya hidup di kota. Ia berjanji bahwa karena mayoritas warga New York adalah penyewa, akan membekukan biaya sewa yang harus dibayar oleh penyewa yang sudah mapan. Hal ini dimaksudkan untuk menghentikan eksodus penduduk dari kota dan menghemat uang bagi penduduk.
Membangun Perumahan Rumah
Menurut situs web resmi kampanye Mamdani, ia berencana untuk melipatgandakan produksi rumah permanen yang terjangkau, dibangun oleh serikat pekerja, dan dengan harga sewa stabil di Kota. Mamdani berencana membangun 200.000 unit rumah baru selama 10 tahun ke depan. Ia juga berjanji kan menggunakan dana publik untuk pembangunan rumah murah.
Ia juga telah menyatakan berniat mewujudkan rencana komprehensif untuk Kota New York, yang akan berupaya mengakhiri warisan diskriminasi rasial dalam kebijakan perumahan.
Toko kelontong Milik kota
Salah satu alasan terbesar penolakan terhadap Mamdani adalah tuduhan bahwa ia seorang sosialis. Aspek kontroversial dari pandangan kebijakannya ini mengemuka dalam rencananya untuk mengelola toko-toko kelontong di Kota New York.
Meningkatnya harga bahan makanan merupakan masalah utama bagi warga New York. Mamdani mengusulkan agar toko-toko bahan makanan milik pemerintah daerah menjual dengan harga grosir.
Karena gerai-gerai ini akan dioperasikan oleh pemerintah kota sendiri, mereka tidak perlu membayar sewa dan pajak properti. Pergudangan terpusat dan pengadaan dari pemasok lokal diharapkan dapat menyukseskan rencana ini.
Pajak dari Orang Super Kaya
Zohran Mamdani akan mengenakan pajak yang lebih tinggi pada perusahaan-perusahaan di Kota dan pada satu persen warga New York terkaya. Menurut situs web kampanye Mamdani, pemerintahannya akan menaikkan pajak perusahaan menjadi 11,5 persen atau setara dengan pajak di New Jersey. Ia mengklaim, hal ini akan menghasilkan pendapatan tambahan sebesar US$ 5 miliar. Selain itu, ia juga akan mengenakan pajak tetap sebesar 2 persen kepada 1 persen warga New York terkaya. Naiknya pendapatan ini menjadi pertimbangan untuk mendanai skema manfaat social lainnya.
Penitipan Anak Gratis
Untuk semua anak berusia enam minggu hingga lima tahun, Mamdani menjanjikan layanan penitipan anak gratis. Selain itu, ia juga berencana menaikkan gaji petugas penitipan anak ke tingkat yang sama dengan gaji guru sekolah negeri.
Menurut Mamdani, tingginya biaya pengasuhan anak memaksa banyak orang meninggalkan New York dan para ibu pekerja berhenti bekerja. Pengasuhan anak gratis seharusnya mengatasi masalah tersebut.
Janji Mamdani Sulit Diwujudkan?
Seorang peneliti senior di Institusi Manhattan, Nicole Gelinas, mengatakan bahwa Zohran Mamdani tidak bisa melakukan hal-hal ini secara unilateral. “Untuk membekukan sewa, ia membutuhkan suara dari dewan yang ditunjuk, yang anggotanya, menurut hukum negara bagian, harus mempertimbangkan sejumlah faktor objektif. Untuk menggratiskan bus, ia membutuhkan persetujuan dari Otoritas Transportasi Metropolitan milik negara, sehingga, dalam praktiknya, ia membutuhkan persetujuan gubernur,” ujarnya dilansir dari Newsweek.
Di sisi lain, Laura Tamman, asisten profesor klinis ilmu politik di Pace University, mengatakan bahwa janji-janji Zohran Mamdani masih mungkin terkabulkan. Ia sudah mendapatkan dukungan dari Gubernur Kathy Hochul untuk merealisasikan program-programnya.
Tamman mengatakan “Saya justru berpikir yang sebaliknya, orang-orang menganggap usulannya sangat tidak realistis, dan saya tidak memandangnya seperti itu. Saya pikir kemungkinan besar usulan itu akan terwujud.”




