spot_img
Rabu, Juni 26, 2024
spot_img

Waspada!! Kenali Modus Terbaru Kuras Rekening, M-Banking Jadi Sasarannya

KNews.id – Serangan pada sektor keuangan kian meningkat. termasuk melalui aplikasi mobile banking kepada pengguna Android. Sepanjang tahun lalu, serangan trojan mobile kepada pengguna Android mencapai 32 persen. Kaspersky juga melaporkan Bian.H menjadi yang terbanyak dengan total 22 persen.

Sejauh ini, tiga negara yang menjadi tujuan serangan adalah Afghanistan, Turkmenistan, dan Tajikistan.

- Advertisement -

Modus lain dalam sektor keuangan adalah phishing yang menyerang baik untuk individu maupun korporat. Jumlahnya juga cukup tinggi, yakni pengguna individu mencapai 30,68 persen dan pengguna korporat adalah 27,32%.

Para pelaku menggunakan identitas lain saat menggunakan modus ini. Salah satunya mengatasnamakan toko elektronik, yang tercatat mencapai 41,65% lalu aset kripto 16 persen dan 41,65 persen dengan penipuan toko online.

- Advertisement -

Sejumlah situs yang sering ditipu adalah Amazon (34 persen), Apple (18,66 persen), dan Netflix (14,71 persen). Serangan pada Paypal tercatat hingga 54,73 persen.

Uang menjadi daya tarik untuk para penjahat siber. Bahkan, Pakar Keamanan Siber Kaspersky, Igor Golovin menjelaskan sebagian besar serangan malware memiliki motif keuangan.

- Advertisement -

Melihat lonjakan malware pada ponsel juga disebutnya cukup mengkhawatirkan. Dia menambahkan para penyerang terus mengembangkan kejahatannya sejalan dengan munculnya jenis malware yang lebih canggih.

“Dengan munculnya jenis malware yang makin canggih, para penyerang mengembangkan taktik mereka untuk menargetkan perangkat seluler dengan lebih agresif,” jelasnya.

Kaspersky memberikan cara terhindar menjadi korban penipuan di bidang keuangan, khususnya untuk aplikasi mobile banking. Salah satunya hanya mengunduh aplikasi dari toko aplikasi resmi seperti Play Store maupun App Store.

Anda juga perlu memeriksa izin aktivitas aplikasi, jangan langsung memberikannya. Terakhir perbarui sistem operasi secepatnya setelah tersedia.

(Fhd/cnbc)

Berita Lainnya

Direkomendasikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Terpopuler

Terkini