Sedangkan dari sisi pendapatan usaha sampai dengan September perseroan telah membukukan pendapatan usaha sebesar Rp10,3 triliun dimana menunjukan peningkatan atau growth sebesar 44,61% secara yoy dibanding 2021.
Kemudian, dari sisi liabilitas perusahaan mencatat penurunan sebesar 6,51% menjadi Rp82,41 triliun pada kuartal III-2022 dari posisi Rp88,14 triliun di kuartal IV-2021, serta ekuitas mengalami peningkatan 13,18% menjadi Rp17,5 triliun.
Adapun, beban keuangan mengalami kenaikan sebesar 19,04% atau Rp3,03 triliun pencapaian atau realisasi sampai dengan September 2022, akibat adanya adanya fasilitas tambahan yang telah diterima perusahaan berupa KMK Penjaminan sebesar Rp8 triliun. (Ade)




