spot_img

UMKM Binaan Telkom Jaring Peluang Bisnis di 18 Negara melalui TEI  2026

Himpun prospek pembeli, termasuk calon mitra internasional, untuk memperluas akses  pasar dan membuka peluang ekspor produk unggulan Indonesia

KNews.id – Jakarta, 3 November 2026 – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus mendorong pelaku usaha  mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing di  tingkat global. Melalui partisipasi enam UMKM binaan dalam Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 pada 14– 18 Oktober 2026, TelkomGroup mendukung promosi produk unggulan lokal sekaligus membuka peluang  kemitraan bisnis dengan calon pembeli dari berbagai negara.

- Advertisement -

Keikutsertaan enam UMKM binaan, yaitu Keumamah Cutkak, Fiorellya by Dwee, Dbaloy, Rendang Oma  Keenan, Zura Snack, dan IQLEEM, berhasil menghimpun 82 buyer leads, termasuk 35 prospek pembeli  internasional dari 18 negara di empat kawasan. Capaian ini menunjukkan terbukanya peluang bagi produk  UMKM binaan Telkom untuk menjangkau pasar yang lebih luas melalui pameran perdagangan  internasional.

Senior General Manager Social Responsibility Telkom, Hery Susanto, menyampaikan bahwa partisipasi  dalam TEI merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Telkom untuk memperkuat kapasitas usaha dan  memperluas akses pasar UMKM.

- Advertisement -

“Bagi Telkom, keberhasilan UMKM dalam mengikuti pameran tidak hanya diukur dari transaksi selama  kegiatan, tetapi juga dari peluang kemitraan yang dapat ditindaklanjuti setelahnya. Melalui pilar ekonomi  BISA Kreatif dan semangat Bersama Jadi Bisa, kami mendorong UMKM untuk meningkatkan kualitas  produk, memperkuat kesiapan bisnis, dan membangun hubungan jangka panjang dengan calon mitra  internasional. Dengan demikian, peluang yang terbentuk dapat menjadi langkah konkret menuju BISA  Export,” ujar Hery.

Beragam produk yang ditampilkan mencerminkan potensi UMKM Indonesia untuk menjangkau pasar  global. Keumamah Cutkak memperkenalkan Sambal Tuna Aceh, Dbaloy menghadirkan Bandeng Asap,  Rendang Oma Keenan menawarkan produk olahan rendang, dan Zura Snack membawa inovasi olahan  sukun. Sementara itu, Fiorellya by Dwee menampilkan koleksi busana muslimah dan IQLEEM  memperkenalkan produk manufaktur pakaian.

Dari hasil penjajakan bisnis, Keumamah Cutkak memperoleh tiga buyer leads, termasuk pembelian sampel  oleh calon pembeli dari Jepang dan Malaysia. Fiorellya by Dwee menghimpun 11 leads dari calon mitra di  sejumlah negara, termasuk Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Jepang, dan India. Dbaloy memperoleh 12 leads sekaligus menjajaki peluang pengiriman produk ke Brunei Darussalam, Kuwait, Kepulauan Solomon,  Malaysia, dan Jepang.

Rendang Oma Keenan memperoleh tiga leads, termasuk permintaan proposal resmi dari calon mitra di  India dan Brunei Darussalam. Zura Snack juga menghimpun tiga leads, termasuk permintaan pengiriman  sampel tepung sukun ke Jerman. Adapun IQLEEM memperoleh 50 leads, menjadi peserta dengan jumlah  prospek pembeli terbanyak di antara enam UMKM binaan Telkom tersebut.

Berbagai prospek yang terhimpun menjadi langkah awal untuk mengembangkan penjajakan selama  pameran menjadi peluang bisnis yang lebih konkret. Melalui pendampingan berkelanjutan, termasuk  dukungan Rumah BUMN Telkom, tindak lanjut terhadap calon pembeli diharapkan dapat membantu  UMKM memperkuat kesiapan produk, memenuhi kebutuhan pasar, serta membangun kemitraan yang  berkelanjutan.

Partisipasi dalam TEI 2026 merupakan bagian dari komitmen TelkomGroup melalui pilar ekonomi BISA  Kreatif untuk mendorong UMKM Indonesia naik kelas dan semakin siap bersaing di pasar internasional.

- Advertisement -

Sejalan dengan semangat Bersama Jadi Bisa, TelkomGroup terus mendukung pengembangan kapasitas  usaha dan perluasan akses pasar agar semakin banyak produk unggulan Indonesia berpeluang menembus  pasar global.

Melalui upaya tersebut, TelkomGroup berharap UMKM binaan dapat memperluas jangkauan bisnis  sekaligus membangun fondasi usaha yang tangguh dan berkelanjutan. Penguatan kualitas produk, jejaring  bisnis, dan kesiapan ekspor diharapkan dapat mendorong semakin banyak UMKM Indonesia mengambil  bagian dalam perdagangan global.

(FHD/TLKM)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini