spot_img
Rabu, Januari 28, 2026
spot_img
spot_img

Trump Pede Iran dan Israel Tak Akan Lanjutkan Perang: Mereka Sudah Kelelahan

KNews.id – Jakarta – Presiden Donald Trump mengatakan Amerika Serikat akan mengadakan perundingan nuklir dengan Iran pekan depan, usai perang selama 12 hari yang berlangsung antara Iran dan Israel berakhir.

Trump mengeklaim perundingan nuklir pekan depan akan menghasilkan kesepakatan, lantaran AS baru-baru ini telah melumpuhkan program nuklir Iran dalam serangannya awal pekan ini.

- Advertisement -

Dilansir dari AFP, Trump menganggap serangan AS sebagai “penghancuran total” kemampuan nuklir Iran, dan mengatakan serangan itu telah membuat program nuklir negara itu “mundur puluhan tahun”.

“Mereka tidak akan membuat bom atom untuk waktu yang lama. Serangan tersebut telah menghambat program nuklir Iran selama puluhan tahun,” kata Trump.

- Advertisement -

Trump juga menyebut Israel dan Iran telah “lelah, kehabisan tenaga” pasca perang.

“Kita mungkin (akan) menandatangani kesepakatan. Saya tidak tahu. Maksud saya, mereka berperang, mereka bertempur, sekarang mereka kembali ke dunia mereka. Saya tidak peduli apakah saya punya kesepakatan atau tidak,” ungkap Trump.

Secara terpisah, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pidatonya juga mengeklaim “telah menggagalkan proyek nuklir Iran”.

“Dan jika ada pihak di Iran yang mencoba membangunnya kembali, kami akan bertindak dengan tekad yang sama, dengan intensitas yang sama, untuk menggagalkan upaya apa pun,” kata Netanyahu.

Sementara itu Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengatakan negaranya bersedia untuk kembali berunding soal kesepakatan nuklir.

Namun Pezeshkian juga menegaskan Iran akan terus “menegaskan hak-haknya yang sah” untuk penggunaan energi atom secara damai.

- Advertisement -

(NS/CNN)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini