“Kalau kita punya program 1 juta rumah setiap tahunnya, itu baru akan habis di 2062, jadi tidak terkejar. Hari ini subsidi kita baru mendukung supply di 300.000 rumah. Jadi kita harus cari jalan lain pendanaannya,” ujar Herry. (Ade)
Copyright © KeuanganNews.ID All Rights Reserved




