Perry juga memiliki surat berharga sebesar Rp 15,08 miliar dan kas setara kas Rp 6,76 miliar. Untuk harta lainnya sebesar Rp 7,08 miliar, sehingga total kekayaan Perry sebesar Rp 45,25 miliar.
Jumlah ini naik pada 18 April 2013, dia memiliki kekayaan bersih senilai Rp 6,69 miliar dan US$ 52.940 lalu naik menjadi Rp12,46 miliar dan US$ 29.126 pada 14 April 2015. Dari kenaikan tersebut, sebesar Rp 4 miliar merupakan didapatkan dari kenaikan harga properti yang telah dia miliki sebelumnya plus satu properti baru.
Dari dokumen tersebut, Perry melaporkan bahwa ia memiliki 8 unit properti atau harta tidak bergerak. Delapan unit tersebut terdiri dari dua unit bangunan di Jakarta Pusat seluas 54 m2 dan 76 m2 serta dua unit di Jakarta Selatan dengan luas 257 m2 dan 35 m2. Berikutnya adalah satu unit di Tangerang Selatan seluas 250 m2.




