spot_img
Selasa, Juli 16, 2024
spot_img

Telkom Akui Ikut Arahan Kominfo, Terkait Kelola Pusat Data Sementara

KNews.id – PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) mengakui bahwa perusahaan memastikan telah berusaha untuk membuat pencegahan keamanan kemungkinan terburuk atau disaster recovery plan terhadap proyek pusat data nasional sementara (PDNS) yang belakangan diretas ransomware.

Sebagai catatan, dalam menyediakan layanan bisnis data centger dan cloud services, TLKM sendiri telah berpedoman dalam konsep disaster recovery plan, sebagai langkah mencegah kemungkinan terburuk pada masa mendatang, termasuk soal serangan siber.

- Advertisement -

“Penyediaan layanan PDNS ini dilakukan oleh Telkom dengan mengacu pada kerangka acuan kerja yang telah ditetapkan oleh Kominfo.” ujar SVP Corporate Communication & Investor Relation TLKM Ahmad Reza saat dihubungi.

Meski demikian, Reza mengatakan, perseroan telah melakukan berbagai upaya persiapan langkah pencegahan. Dia mengakui bahwa para peretas tersebut berhasil memanfaatkan celah yg tidak sempat terdeteksi sebelumnya atau dikenal sebagai ransomware terbaru.

“Cybersecurity telah disiapkan namun hacker berhasil memanfaatkan celah yg tidak sempat terdeteksi sebelumnya,” ujar dia.

Adapun, PDNS sendiri merupakan bagian dari layanan publik terintegrasi lewat kehadiran pusat data nasional (PDN) di empat lokasi berbeda dengan kapasitas 43.000 core dan 72 Peta Byte.

- Advertisement -

Saat ini, PDN tersebut masih sedang tahap konstruksi dan pembangunan. Walakin, pemerintah membuat PDNS, dan menitipkan server beberapa lembaga dan kementerian tersebut kepada PT Telkom melali entitas usahanya dibidang laynaan cloud dan data center.

Entitas usaha tersebut yakni melalui PT Telkomsigma, gabungan usaha Telkom, Lintasarta, Sigma, dan NeutraDC.

(Zs/Blmbrg)

Berita Lainnya

Direkomendasikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Terpopuler

Terkini