spot_img
Sabtu, November 29, 2025
spot_img
spot_img

Tambang Emas Ilegal di Pulau Sebayur Besar Terungkap, KPK: Ancaman Serius bagi Komodo

KNews.id – Jakarta – – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan tambang emas ilegal di Pulau Sebayur Besar, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), lokasi yang merupakan zona penyangga Taman Nasional Komodo.

Ketua Satgas Koordinasi Supervisi Wilayah V KPK, Dian Patra, mengatakan sejumlah tambang ilegal, khususnya tambang emas, ada di wilayah sekitar Taman Nasional Komodo.

- Advertisement -

“Kami concern dengan tambang-tambang ilegal khususnya tambang-tambang emas dan di Indonesia ini banyak. Kami kaget ternyata ada juga di wilayah sekitar Taman Nasional Komodo, di Pulau Sebayur besar, bersebelahan dengan Taman Nasional Komodo,” ucap Dian di Labuan Bajo, Jumat (28/11).

Dian memeriksa lokasi setelah menerima aduan mengenai aktivitas tambang ilegal tersebut. Ia memperlihatkan drone yang merekam kegiatan penambangan di kawasan itu.

- Advertisement -

Menurut Dian, lokasi tambang tak jauh dari pantai. Jaraknya hanya sekitar 15-20 menit dengan berjalan kaki dari bibir pantai.

Dian mengatakan kehadirannya di lokasi tambang untuk memastikan tidak ada pihak yang melindungi aktivitas tambang ilegal di kawasan konservasi itu.

“Kenapa KPK ikut-ikut dilihat ya jangan sampai kalau itu ada, jangan sampai ada backing-backing, istilahnya offroad suap menyuap ya dibalik itu ya, tentu ada uangnya kan, pada pejabat negara kah atau oknum ya, apalagi ini bisa berdampak terhadap keberlanjutan wisata di Labuan Bajo,” katanya.

Dian menegaskan penambangan harus dihentikan karena berdampak pada lingkungan dan pariwisata di Labuan Bajo. Perairan Pulau Sebayur Besar adalah salah satu titik favorit wisatawan untuk snorkeling dan diving. Pulau ini juga tak jauh dari Labuan Bajo, hanya sekitar 20 menit perjalanan dengan speedboat.

“Saya khawatir nanti dengan dampak lingkungannya. Komodo satu-satunya ada di dunia, jangan sampai sudah (tambang) ilegal, ada backing-backing, lingkungan rusak, pariwisata rusak. Harapan kita ini harus dihentikan,” ucapnya.

Dian mengingatkan potensi pencemaran dari penggunaan bahan kimia berbahaya dalam proses penambangan emas.

- Advertisement -

“Di sini kan mengalir bisa dibayangkan tidak kalau itu masih ada, kalau ada tambang emas berarti ada merkuri kan ada sianida mengalir ke pulau komodo di sebelahnya. Bahaya sekali komodo ya korban mercury ini semua dan manusia juga ya,” ujar Dian.

“Karena kan Manggarai Barat super premium, tentunya harus menjaga keberlanjutan kan, sustainability,” imbuhnya

Temuan ini telah disampaikan KPK ke sejumlah pihak berwenang seperti Kementerian Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian ESDM, dan bupati setempat untuk ditindaklanjuti.

(NS/CNN)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini