KNews.id – Jakarta – Makanan yang dikonsumsi sehari-hari memiliki dampak nyata terhadap kondisi dan tampilan kulit. Meski diet sehat tidak serta-merta melenyapkan setiap jerawat atau kemerahan secara instan, pemenuhan nutrisi tertentu bisa merawat sekaligus memperbaiki masalah kulit dari dalam. Inilah mengapa memahami jenis vitamin yang tepat sesuai dengan keluhan spesifikmu sangatlah penting. Berikut panduannya.
Panduan vitamin sesuai keluhan kulit wajah
Menangani jerawat
Terkait masalah jerawat, ahli gizi Kelli Davenport mengatakan bahwa vitamin B3 maupun B5 diperlukan karena membantu mengatur fungsi lapisan pelindung kulit.
“Membantu menjaga kelembapan di dalam dan menahan iritan di luar, sebuah proses penting dalam pencegahan jerawat,” ucap dia, mengutip Shape, Minggu (19/4/2026).
Vitamin B3 dikenal sangat ampuh berkat efek anti-inflamasinya. Vitamin ini juga dapat membantu mengurangi kemerahan, iritasi, dan bengkak yang menyertai jerawat. Kandungan ini juga bertugas mengontrol produksi minyak wajah.
“Daging biasanya mengandung 5-10 miligram B3 per porsi, dan sumber makanan nabati mengandung sekitar 2-5 miligram,” ungkap Davenport.
Sementara itu, asupan vitamin B5 sangat dibutuhkan untuk menekan produksi kilap berlebih. Bahkan, kekurangan vitamin ini bisa menyebabkan produksi sebum berlebih, yang berkontribusi pada jerawat. Vitamin B5 bisa ditemukan di buah alpukat dan ikan salmon.
Memperbaiki kulit dan tunda penuaan
Seiring bertambahnya usia, kolagen dan elastin alami pada tubuh mulai menyusut. Untuk memperlambatnya, tubuh sangat membutuhkan vitamin C.
“Vitamin C sebagian besar dikenal untuk membantu sistem kekebalan tubuh kita, tetapi tugas besarnya adalah membantu produksi kolagen,” ucap ahli gizi Lacy Puttuck, MS, RDN, CISSN, CSCS.
Ia sangat menyarankan asupan alami dari jeruk, paprika, atau mangga. Menurut dia, sumber makanan selalu yang terbaik karena umumnya rendah kalori dan tinggi kandungan nutrisi. Selanjutnya, vitamin E merupakan antioksidan penting untuk melawan radikal bebas dan efek paparan sinar ultraviolet.
Menghidrasi kulit kering
Untuk kasus kulit yang kering dan bersisik akibat rusaknya lapisan pelindung kulit, vitamin C terbukti mampu meningkatkan produksi lipid penahan air.
“Penelitian mengenai vitamin C dan kesehatan kulit mencakup nutrisi lain juga, sehingga sulit untuk memberikan rekomendasi spesifik terkait dosis harian,” ungkap ahli gizi Lena Bakovic, MS, RDN, CNSC.
Kendati demikian, vitamin yang larut dalam air, dan dalam jumlah berlebih, dibuang melalui urine daripada disimpan di dalam tubuh.
“Sehingga aman untuk dikonsumsi dalam jumlah berapa pun dari sumber makanan seperti buah jeruk, brokoli, dan kubis Brussel,” tambah Bakovic.
Ia juga menyoroti peran vitamin D untuk meringankan kondisi kering seperti eksim. Sumber vitamin D bisa dari makanan seperti ikan berlemak, kuning telur, hati sapi, dan jamur.
Mengatasi kerusakan sinar matahari
Sinar ultraviolet bisa memicu penuaan dini hingga kemunculan flek hitam yang mengganggu. Ahli gizi Megan Hilbert merekomendasikan penambahan asupan vitamin E.
“Vitamin E adalah agen anti-inflamasi kuat yang dapat mencegah kerusakan inflamasi setelah paparan ultraviolet seperti pembengkakan, kemerahan, ketebalan, dan edema,” kata Hilbert.
Selain itu, vitamin B3 sangat berguna untuk masalah hiperpigmentasi. Kemudian juga membantu membangun kembali sel-sel kuilt yang sehat, sembari melindunginya dari kerusakan radikal bebas akibat radiasi ultraviolet.
Bagaimana jika menggunakan produk perawatan kulit topikal?
Meskipun vitamin oral dapat membantu meregenerasi kulit dari dalam, pilihan topikal dapat meningkatkan kilau kulit.
Menurut dr. Anju Methil, MBBS, DVD, MD dari ClinicSpots, mengaplikasikan formulasi vitamin topikal langsung ke kulit memiliki banyak manfaat, termasuk mengurangi risiko efek samping, kemampuan untuk menargetkan area bermasalah secara langsung, dan efek yang lebih cepat terlihat.
Berikut ragam vitamin yang harus dicari dalam produk perawatan kulit topikal:
- Vitamin A (Retinoid): Meningkatkan pergantian sel kulit, mengurangi efek penuaan kulit dan kerusakan akibat sinar matahari, mengurangi tampilan garis-garis halus, memperbaiki tekstur, dan mengobati jerawat.
- Vitamin B3 (Niacinamide): Memperkuat lapisan pelindung kulit, memperbaiki tekstur dan warna kulit, mengurangi kemerahan dan hiperpigmentasi, dan meminimalkan tampilan pori-pori yang membesar. Vitamin ini juga menawarkan manfaat hidrasi dan efektif dalam mengobati eksim.
- Vitamin C (Asam askorbat): Menetralkan radikal bebas yang disebabkan oleh paparan sinar ultraviolet dan polutan lingkungan. Vitamin ini merangsang produksi kolagen untuk mengurangi garis-garis halus dan kerutan, serta mencerahkan kulit dan memudarkan bintik-bintik gelap.
- Vitamin E (Tokoferol): Melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar ultraviolet, termasuk stres oksidatif dan penuaan dini akibat sinar matahari, melembapkan kulit, dan menyembuhkan bekas luka.




