spot_img
Kamis, Januari 29, 2026
spot_img
spot_img

Surat An-Nisa Menyimpan Pesan Agung Tentang Keluasan Rahmat Allah SWT

KNews.id – Jakarta 29 Januari 2026 – Surat An-Nisa menyimpan pesan agung tentang keluasan rahmat dan ampunan Allah SWT. Bahkan, sahabat Nabi Muhammad SAW, Abdullah bin Mas‘ud Radhiyallahu anhu menyebutkan bahwa terdapat empat ayat di dalam Surat An-Nisa yang nilainya lebih baik daripada dunia beserta seluruh isinya. Keempat ayat tersebut menjadi kabar gembira bagi umat Islam karena menegaskan pintu ampunan, taubat, dan kasih sayang Allah yang senantiasa terbuka bagi hamba-Nya yang kembali kepada kebenaran.

Imam Abu Laits As-Samarqandi dalam kitab Tanbihul Ghafilin menuliskan bahwa Ibnu al-Fadhl telah menceritakan kepada kami. Muhammad juga menceritakan kepada kami, dengan sanadnya dari Mu‘awiyah bin Qurrah. Ia berkata bahwa Ibnu Mas‘ud pernah berkata, “Di dalam Surat an-Nisa terdapat empat ayat yang bagi kaum Muslimin lebih baik daripada dunia beserta seluruh isinya.”

- Advertisement -

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

اِنَّ اللّٰهَ لَا يَغْفِرُ اَنْ يُّشْرَكَ بِهٖ وَيَغْفِرُ مَا دُوْنَ ذٰلِكَ لِمَنْ يَّشَاۤءُ ۚ وَمَنْ يُّشْرِكْ بِاللّٰهِ فَقَدِ افْتَرٰٓى اِثْمًا عَظِيْمًا

- Advertisement -

Innallāha lā yagfiru ay yusyraka bihī wa yagfiru mā dūna żālika limay yasyā'(u), wa may yusyrik billāhi fa qadiftarā iṡman ‘aẓīmā(n).

Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni (dosa) karena mempersekutukan-Nya (syirik), tetapi Dia mengampuni apa (dosa) yang selain (syirik) itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Siapa pun yang mempersekutukan Allah sungguh telah berbuat dosa yang sangat besar. (QS An-Nisa Ayat 48)

Dalam Surat An-Nisa Ayat 48, dijelaskan bahwa Allah SWT atas kehendak-Nya akan mengampuni dosa apapun selain syirik. Hal ini kabar gembira bagi umat Islam yang tidak menyekutukan Allah SWT, sehingga ampunan ini lebih berharga daripada dunia beserta isinya.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَمَآ اَرْسَلْنَا مِنْ رَّسُوْلٍ اِلَّا لِيُطَاعَ بِاِذْنِ اللّٰهِ ۗوَلَوْ اَنَّهُمْ اِذْ ظَّلَمُوْٓا اَنْفُسَهُمْ جَاۤءُوْكَ فَاسْتَغْفَرُوا اللّٰهَ وَاسْتَغْفَرَ لَهُمُ الرَّسُوْلُ لَوَجَدُوا اللّٰهَ تَوَّابًا رَّحِيْمًا

Wa mā arsalnā mir rasūlin illā liyuṭā‘a bi’iżnillāh(i), wa lau annahum iẓ ẓalamū anfusahum jā’ūka fastagfarullāha wastagfara lahumur-rasūlu lawajadullāha tawwābar raḥīmā(n).

- Advertisement -

Kami tidak mengutus seorang Rasul pun, kecuali untuk ditaati dengan izin Allah. Seandainya mereka (orang-orang munafik) setelah menzalimi dirinya datang kepadamu (Nabi Muhammad), lalu memohon ampunan kepada Allah, dan Rasul pun memohonkan ampunan untuk mereka, niscaya mereka mendapati Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang. (QS An-Nisa Ayat 64)

Dalam Ayat 64, diterangkan bahwa Allah SWT Maha Penerima Taubat dan Maha Penyayang.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

اِنْ تَجْتَنِبُوْا كَبَاۤىِٕرَ مَا تُنْهَوْنَ عَنْهُ نُكَفِّرْ عَنْكُمْ سَيِّاٰتِكُمْ وَنُدْخِلْكُمْ مُّدْخَلًا كَرِيْمًا

In tajtanibū kabā’ira mā tunhauna ‘anhu nukaffir ‘ankum sayyi’ātikum wa nudkhilkum mudkhalan karīmā(n).

Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang (mengerjakan)-nya, niscaya Kami menghapus kesalahan-kesalahanmu dan Kami memasukkanmu ke tempat yang mulia (surga). (QS An-Nisa Ayat 31)

Pada Ayat 31 dijelaskan bahwa Allah SWT akan menghapus kesalahan-kesalahan kecil jika menghindari dosa-dosa besar dan bertaubat.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَمَنْ يَّعْمَلْ سُوْۤءًا اَوْ يَظْلِمْ نَفْسَهٗ ثُمَّ يَسْتَغْفِرِ اللّٰهَ يَجِدِ اللّٰهَ غَفُوْرًا رَّحِيْمًا

Wa may ya‘mal sū’an au yaẓlim nafsahū ṡumma yastagfirillāha yajidillāha gafūrar raḥīmā(n).

Siapa yang berbuat kejahatan atau menganiaya dirinya, kemudian memohon ampunan kepada Allah, niscaya akan mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS An-Nisa Ayat 110)

Pada Ayat 110, ditegaskan lagi bahwa Allah SWT Maha Pengampun dan Maha Penyayang.

(FHD/IQRA)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini