Lalu, ia juga menjelaskan kenaikan suku bunga BI tersebut terkait dengan upaya menjaga kurs rupiah di bawah Rp16.000, sehingga hal tersebut terkait juga pada aspek stabilitas likuiditas dollar. Namun, cukup agresif di tengah tren inflasi yang menurun pada Oktober 2022. (Ade)
Copyright © KeuanganNews.ID All Rights Reserved




