spot_img

Siapa Don Ritto? Sosok Tersangka TPPU Bersama Febrie Adriansyah

KNews.id – Jakarta – Nama Don Ritto menjadi salah satu nama mencuat dalam perkara kasus dugaan korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) diusut tim gabungan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Polda Metro Jaya. Don Ritto sebelumnya bersama mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah ditetapkan kepolisian sebagai tersangka dugaan korupsi dan TPPU penanganan perkara PT Asabri, korupsi batu bara dan korupsi Krakatau Steel.

Don Ritto bahkan langsung dijebloskan ke rumah tahanan Polda Metro Jaya sejak Jumat (10/7/2026) malam. Don Ritto diduga melakukan tindak pidana pencucian uang dari tindak pidana korupsi. Dia disangkakan melanggar Pasal 4 dan/atau Pasal 5 juncto Pasal 10 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU atau Pasal 607 ayat (1) huruf b dan c KUHP baru.

- Advertisement -

Sementara itu, Febrie disangkakan melakukan dugaan korupsi dan/atau pencucian uang dalam proses penanganan hukum oleh pegawai negeri atau penyelenggara negara. Nama Febrie Adriansyah hingga kini belum ditahan.

“Terhadap DR telah dilakukan penahanan sejak tanggal 10, dan saat ini penahanan ada di Polda Metro Jaya,” kata Kepala Kortastipidkor Polri Irjen Pol Totok Suharyanto dalam konferensi pers di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Sabtu (11/7/2026).

- Advertisement -

Lantas siapakan sosok Don Ritto? Berikut rekam jejak singkat Don Ritto sebagaimana dilansir dari Universitas Ternokrat Indonesia, Selasa (14/7/2026):

Sosok Don Ritto

Don Ritto memiliki latar belakang pendidikan hukum. Dia meraih gelar Sarjana Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Jambi Angkatan 1989. Dia juga meraih gelar Magister Hukum. Don merupakan satu almamater dengan Febrie di Fakultas Hukum Universitas Jambi.

Setelah menempuh pendidikan tinggi, Don Ritto mendirikan kantor lembaga hukum Don Ritto & Associates. Dia juga pernah menjadi Bendahara Ikatan Alumni FH Unja 89 periode 2022–2026.

Rekam jejak Don Ritto lebih banyak berkecimpung sebagai advokat, organisasi alumni, dan sejumlah badan usaha yang belakangan masuk dalam radar penyidik.

Berdasarkan profil firma yang dipublikasikan melalui platform ketenagakerjaan, kantor hukum tersebut didirikan di Kota Jambi pada 29 Desember 1998, kemudian berpindah ke Bandung sekitar 2000.

Dalam profilnya, kantor hukum Don Ritto menawarkan layanan litigasi dan nonlitigasi dalam perkara pidana, perdata, ketenagakerjaan, tata usaha negara, serta hukum perusahaan.

- Advertisement -

Pendampingannya mencakup proses di kepolisian, kejaksaan, Komisi Pemberantasan Korupsi, pengadilan negeri, pengadilan tindak pidana korupsi, hingga Mahkamah Agung.

Kepolisian hingga kini belum merinci keterlibatan Don Ritto dalam perkara korupsi dan TPPU penanganan kasus PT Asabri, korupsi batu bara dan korupsi Krakatau Steel.

(RD/LPT)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini