Sholat Dhuha Mendatangkan Rezky Serta Menolak Kemiskinan
4 mins read

Sholat Dhuha Mendatangkan Rezky Serta Menolak Kemiskinan

KNews.id – Jakarta – Kondisi ekonomi menjadi satu dari sekian banyak ujian yang Allah SWT berikan kepada umatnya. Sholat Dhuha adalah cara untuk memperoleh kelancaran rezeki yang diajarkan Rasulullah SAW. Berikut ini doa sholat Dhuha dan artinya yang berisi permohonan kelancaran rezeki.

Sholat Dhuha disebut dalam hadits dapat mendatangkan rezeki. Rasulullah SAW bersabda:

“Sholat Dhuha itu mendatangkan rezeki serta menolak kemiskinan. Dan, tidak ada yang memelihara sholat, kecuali orang-orang yang bertobat.”(HR. Tirmidzi)

Cara mengerjakan sholat Dhuha sama seperti sholat lainnya. Hanya saja ada dua surat khusus yang dianjurkan dibaca pada masing-masing rakaat yaitu surah Asy-Syams dan Ad-Dhuha yang ada pada Al-Qur’an juz 30.

Doa Sholat Dhuha dan Artinya

Dari buku Doa dan Dzikir dari Al-Qur’an dan Hadits Rasul SAW karya H.M. Syatiri Sofyan Lc berikut ini doa sholat Dhuha dan artinya yang dapat diamalkan setelah menunaikan ibadah sholatnya.

اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِ الْمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ وَتَنزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ بِيَدِكَ الْخَيْرِ إِنَّكَ

عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ تُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَتُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ وَتُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَتُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَيِّ وَتَرْزُقُ مَنْ تَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ.

Allahumma malikal mulki tu’til mulka man tasya wa tanziul mulka mimman tasya wa tui zu man tasya wa tudzillu man tasya biya dikal khaer innaka ala kulli syai-ing qadir. tulijullaela fin nahari wa tulijunna haara fil laeli wa tukhrijul hayya minal mayyiti wa tukhrijul mayyita minal hayyi wa tarzuqu mangtasya bighaeri hisab”.

Artinya: “Wahai Tuhan yang mempunyai kerajaan. Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki, dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki, dan Engkau mulyakan orang yang Engkau kehendaki, dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki, di tangan Engkaulah segala kebajikan, sesungguhnya Engkau Maha kuasa atas segala kebaji- kan, dan Engkau masukan siang ke dalam malam, dan Engkau hidupkan yang mati, dan Engkau matikan yang hidup, dan Engkau beri rizki siapa siapa yang Engkau kehendaki tanpa batas”.

اللَّهُمَّ إِنَّ الضُّحَاءَ ضُحَاؤُكَ وَالْبَهَاءَ بِهَاؤُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اللَّهُمَّ إِنْ كَانَ رِزْقِي فِي السَّمَاءِ فَأَنْزِلُهُ وَإِنْ كَانَ فِي الْأَرْضِ فَأَخْرِجُهُ وَإِنْ كَانَ مُعْسِرًا فَيَسْرُهُ وَإِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرَهُ وَإِنْ كَانَ بَعِيدًا فَقَرْبُهُ بِحَقِّ ضُحَاتِكَ وَبَهَائِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ آتَيْنِي مَا أَتَيْتَ عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ

Allahumma inna dhuha-a dhuhauka wal ba ha-a bahauka wal jamala jamaluka wal quwa ta quwata wal qudrata qudratuka wal i’sh mata i’smatuka. allahumma inkana rizqii fi samai fa ainzilhu wa inkana fil ardhi fa akhrij hu, wa ingkana mu’siran fa yasirhu, wain kana haraman fa fathahirhu, wa ingkana bai dan fa qarribhu bihaqi dhuha ika wa bahaa ika wa jamaalika wa quwatika atini ma atae ta i’badika shalihin”.

“Ya Allah sesungguhnya waktu Dhuha adalah waktu Dhuha-Mu, dan keagungan adalah ke agunganMu, dan keindahan adalah keindahanMu, dan kekuatan adalah kekuatanMu, dan kekuasaan adalah kekuasaanMu, dan penjagaan adalah penjagaanMu. Ya Allah apabila rizkiku masih berada di langit maka turunkanlah, dan apa bila masih berada di dalam bumi, maka keluarkan lah, dan apabila sukar, maka mudahkanlah, bila masih haram, maka halalkanlah, bila jauh dekatkanlah, dengan hak waktu DhuhaMu, dan kejayaanMu, dan keindahan Mu, dan kekuasaanMu. Maka datangkanlah kepadaku seperti apa yang Engkau telah berikan kepada hamba- hambaMu yang shaleh”.

Keutamaan Sholat Dhuha

Dari buku Penuntun Mengerjakan Shalat Dhuha karya Huriyah Huwaida terdapat tiga keutamaan sholat Dhuha.

1. Melaksanakan Sholat Dhuha Pahalanya Setara Mengerjakan Ibadah Umrah
“Dari Abu Umamah ra bahwa Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan bersuci untuk melaksanakan shalat wajib, maka pahalanya seperti seorang yang melaksanakan haji. Barangsiapa yang keluar untuk melaksanakan shalat Dhuha, maka pahalanya seperti orang yang melaksanakan umrah.” (Shahih Al-Targhib: 673)

2. Sholat Dhuha Menjauhkan Dari Api Neraka
Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa melakukan shalat Fajar, kemudian ia tetap duduk di tempat shalatnya sambil berzikir hingga matahari terbit kemudian ia melaksanakan shalat Dhuha sebanyak dua rakaat, niscaya Allah SWT akan mengharamkan api neraka untuk menyentuh atau membakar tubuhnya.” (HR. Al-Baihaqi)

3. Pengganti Sedekah yang Harus Dikeluarkan
Hadits Nabi Muhammad SAW: “Pada setiap tubuh manusia diciptakan 360 persendian dan seharusnya orang yang bersangku- tan (pemilik sendi) bersedekah untuk setiap sendinya. Lalu, para sahabat bertanya, ‘Ya Rasulullah, siapa yang sanggup melakukannya?’ Rasulullah saw menjelaskan, ‘Membersihkan kotoran yang ada di masjid atau menyingkirkan sesuatu (yang dapat mencelakakan orang) dari jalan raya. Apabila ia tidak mampu, shalat Dhuha dua rakaat dapat menggantikannya’.” (HR. Ahmad bin Hanbal dan Abu Daud)

(Zs/dtk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *