LBP menjelaskan, waktu masa konstruksi smelter nikel memang diakui banyak pekerja dari China pada tahun 2014. Sementara sekarang sudah banyak orang dari Indonesia.
“Kalau waktu konstruksi dulu awal-awal 2014 ya, sekarang sudah banyak orang Indonesia pergi saja lihat ke sana,” jelasnya.




