“InsyaAllah akan senantiasa menjadi doa harian, sehingga bisa menjadi setitik dari lautan ilmunya yang terus bermanfaat bagi bangsa. Segala kebaikan beliau akan menjadi sumur pahala yang takkan pernah kering. Selamat jalan panutan kita semua. Lahu alfatihah,” ujarnya.
Kiai Ali Yafie semasa hidupnya dikenal sebagai ulama fikih. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) sejak 1998 hingga 2000.
- Advertisement -
Selain itu, ia juga pernah menjadi Rais ‘Aam PBNU mulai 1991 hingga 1992. Hingga wafatnya, ia merupakan pengasuh Pondok Pesantren Darud Da’wah wal Irsyad, Pare-Pare, Sulawesi Selatan yang didirikannya pada 1947. (Ach/Sdn)




