SBK: Jangan Hanya Turunkan Baliho HRS, TNI Harus Berani Melawan Kapal Perang RRC di Laut Natuna

KNews.id- TNI jangan hanya menurunkan baliho Habib Rizieq Shihab (HRS) tetapi harus berani berhadapan dengan kapal perang China yang mondar-mandir di Laut Natuna. Demikian dikatakan pengamat seniman politik Mustari atau biasa dipanggil Si Bangsat Kalem (SBK) dalam pernyataan kepada suaranasional.com, Sabtu (18/9).

“Panglima TNI harus mengerahkan pasukan terbaik mengusir kapal perang China,” ungkapnya

Kata SBK, TNI menjadi olok-olokan pemakai media sosial (warganet) yang hanya berani menurunkan baliho HRS.

“TNI harus menunjukkan jati diri pembela rakyat, bangsa dan negara,” jelasnya.

Menurut SBK, Menteri Pertahanan, Menkopolhukam hanya diam terkait kapal perang China yang mondar-mandir di Laut Natuna.

“Para pemimpin di negeri ini sangat takut dengan China,” ungkap SBK.

“Pihak TNI AL membantah adanya kapal perang China mondar-mandir di Laut Natuna. Padahal video yang disebarkan nelayan sangat jelas ada kapal perang China masuk Laut Natuna,” ungkap SBK.

Hendri, Ketua Aliansi Nelayan Natuna, menunjukkan sejumlah video yang diambil oleh nelayan pada koordinat 6.17237 Lintang Utara dan 109.01578 Bujur Timur.

Dalam video yang diperlihatkannya itu, terlihat ada enam kapal perang asal China yang berada di perairan zona ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesia.

Karena keberadaan kapal perang negara asing yang tengah mondar-mandir itu, sejumlah nelayan di Kepulauan Riau merasa ketakutan.

Peristiwa itu diketahui terjadi di Laut Natuna Utara pada Senin, 13 September 2021. Adapun kapal yang terlihat paling jelas adalah destroyer Kunming-172. (AHM/SN)

Baca Juga   MbS “Diancam” Trump agar Menurunkan Pasokan Minyak
Leave A Reply

Your email address will not be published.

Contact me
email