Sandiaga Uno Menkomarinves Ad Interim Gantikan Luhut, Tito Karnavian Menlu Sementara, Ini Profil Keduanya

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno - Istimewa

KNews.id –  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjadi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Ad Interim. Jokowi juga menunjuk Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sebagai Menteri Luar Negeri sementara.

Penunjukan keduanya lantaran Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarinves) Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi yang kini tengah mengikuti lawatan Jokowi ke kawasan Afrika.

“Dengan hormat kami beritahukan bahwa Bapak Presiden berkenan menunjuk Menteri Dalam Negeri sebagai Menteri Luar Negeri Ad Interim selama Menteri Luar Negeri melakukan perjalanan dinas ke luar negeri,” kata Pratikno dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat lalu.

1. Profil Sandiaga Uno

Dilansir dari laman Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Kemenparekraf, Sandiaga Uno merupakan pengusaha kelahiran Pekanbaru, 28 Juni 1969. Ia pernah menempati jabatan direksi sejumlah perusahaan bergengsi. Di antaranya Summa Group, Seapower Asia Investment Limited, MP Holding Limited Group, hingga PT Saratoga Investama Sedaya.

Sandiaga Uno mulai dikenal publik setelah didapuk menjadi juru bicara Gerindra oleh Prabowo Subianto pada 2015. Karier politik suami Nur Asia itu diawali ketika mendampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Dia dilantik menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022. Kemudian, pada Pilpres 2019, ia mundur dari jabatan tersebut dan maju menjadi Cawapres Prabowo.

Namun, pasangan nomor urut dua itu kudu legowo karena kalah suara dibandingkan Jokowi – Ma’ruf Amin, lawannya di kontestasi. Tapi kemudian dia ditunjuk Jokowi sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif oleh Jokowi pada 23 Desember 2020. Sebagai menteri, dia mengusung konsep inovasi, adaptasi, dan kolaborasi. Langkah politiknya belakangan, hengkang dari Gerindra dan masuk PPP.

2. Tito Karnavian

Di kepolisian, Tito pernah mengemban sederet jabatan mentereng. Antara lain sebagai Kapolda Papua periode 2012 hingga 2014, Asrena Polri periode 2014 hingga 2015, Kapolda Metro Jaya periode 2015 hingga 2016, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme periode 2016.

Pada 15 Juni 2016, Presiden Jokowi mengirim surat kepada DPR-RI, isinya menunjuk Tito sebagai calon tunggal Kapolri menggantikan Jenderal Pol. Badrodin Haiti yang akan segera pensiun. Komisi III DPR-RI menyetujui usulan ini dalam sidang paripurna yang digelar pada awal Juli 2016. Tito resmi dilantik sebagai Kapolri oleh Jokowi pada 13 Juli 2016.

Pada 22 Oktober 2019, Kapolri Tito Karnavian diberhentikan dengan hormat oleh Jokowi melalui surat yang ditujukan kepada DPR-RI. Pemberhentian itu disetujui dalam sidang paripurna ke-3 yang dipimpin oleh Puan Maharani, Ketua DPR-RI periode 2019 hingga 2024. Tito kemudian dilantik pada 23 Oktober 2019 menjadi Menteri Dalam Negeri ke-29 dalam Kabinet Indonesia Maju masa pemerintahan Presiden Jokowi periode 2019 hingga 2024. (Zs/Tmp)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini