KNews.id – Jakarta – Samsung sedang menyiapkan seri Galaxy S26. Namun beragam feedback dari pengguna yang memakai Galaxy S25 dan Galaxy S25 Ultra mengungkap beberapa celah yang belum terselesaikan.
Dilansir Digitaltrends pada Minggu (30/11/2025), Performa HP Android milik Samsung ini memang kencang, namun di kelas unggulannya, pengguna berharap lebih. Harga mahal membuat perbandingan dengan iPhone dan beragam merek HP Android buatan China terasa langsung.
Oleh karena itu, agar Galaxy S26 benar-benar menjadi produk layak dibeli, raksasa teknologi asal Korea Selatan itu harus melakukan tiga lompatan besar, mulai dari sisi pengalaman software, merombak sistem kamera, hingga performa.
- Software Lebih Personal dan Cerdas
Samsung punya modal kuat lewat Good Lock serta integrasi kecerdasan buatan (AI) di One UI. Namun, pesaing seperti OnePlus dan Google bergerak lebih cepat. Galaxy S26 membutuhkan asisten AI lebih mandiri.
Diharapkan, asisten AI baru ini dapat dipakai pengguna untuk mencari file, mengeksekusi perintah, atau memahami isi dokumen tanpa koneksi internet.
Perusahaan asal Korea Selatan itu juga bisa menambahkan fitur pembuat aplikasi mini berbasis AI. Cukup memasukkan instruksi bahasa alami untuk membuat automasi dan pemotongan kemeja tanpa menulis kode.
- Kamera Perlu Arah Baru
Meski unggul dalam resolusi tinggi dan kemampuan zoom, peningkatan kamera Samsung dinilai terhenti dalam beberapa tahun terakhir. Sementara itu, pesaing mereka sudah beralih ke sensor besar 1 inci yang mampu memberiknan detail dan tone lebih natural.
Galaxy S26 Ultra diharapkan membawa teknologi aperture variabel dan sensor utama lebih besar. Konsistensi kualitas di semua lensa penting, terutama ultrawide dan telefoto. Kolaborasi dengan brand fotografi besar dapat menghadirkan karakter foto lebih kuat. Gaya visual khas akan memperjelas identitas Samsung di kelas andalannya.
- Performa Naik Kelas
Chipset Snapdragon versi khusus belum sepenuhnya maksimal di seri Galaxy S sebelumnya. Samsung memiliki tugas berat untuk mengoptimalkan kemampuan chipset baru Qualcomm tersebut, terutama saat bermain game atau multitasking.
Sistem pendingin di model non-Ultra juga perlu dibenahi. Desain lebih tebal untuk mendukung sistem pendingin bisa dimaklumi, dibandingkan kinerja cepat turun saat suhu naik.
Secara keseluruhan, meski dari sisi hardware Galaxy S26 diprediksi tidak membawa banyak perubahan besar, sentuhan optimalisasi pada software dan pengalaman pengguna masih bisa menjadi penentu utama agar seri ini menjadi incaran pasar di lini andalan terbarunya.
Samsung Galaxy S25 FE: HP Flagship Terjangkau dengan AI Canggih
Melihat perkembangan teknologi yang super pesat di era digital, banyak kreator konten yang berlomba-lomba untuk membuat konten kreatif agar menarik perhatian audiens.
Namun, proses pembuatan konten cukup menyita waktu dan tak jarang sampai kahabisan ide. Menjawab kebutuhan pasar, Samsung sebagai pelopor smartphone AI menghadirkan beragam fitur cerdas melalui Galaxy AI untuk mempermudah proses editing foto maupun video.
Samsung kemudian menghadirkan fitur editing berbasis kecerdasan buatan (AI) di HP andalan terjangkau, Galaxy S25 FE. Dari belasan fitur Galaxy AI di Samsung Galaxy S25 FE, setidaknya ada tiga fitur yang wajib diperhitungkan untuk membuat konten.
Berikut ini di antaranya:
- Generative Edit: Pengeditan foto yang memudahkan kamu dalam menghapus, memindahkan, atau bahkan menggandakan objek dalam foto.
- Sketch to Image: Fitur untuk menambahkan objek pada foto dari suatu ide/imajinasi dengan bantuan AI.
- Audio Eraser: Fitur berbasis AI ini mampu memisahkan dan memisahkan berbagai jenis suara dalam rekaman video, memungkinkan pengguna untuk menghapus atau mengurangi volume suara yang tidak diinginkan seperti suara bising, angin, atau keramaian–sambil menonjolkan suara utama seperti ucapan atau musik.
Generative Edit dan Sketch to Image
Bikin Konten Makin Kreatif, Galaxy S25 FE Hadir dengan Segudang Fitur Menarik untuk Para Content Creator. Fokus utama dari artikel ini adalah pembuatan konten berupa foto, untuk memaksimalkan hasil pengeditan foto dengan AI.
Berikut beberapa langkah yang perlu kamu lakukan:
Pertama, pilih foto yang diinginkan dari galeri ponsel. Jika belum ada, kamu bisa memotret objek menarik seperti pohon rindang, suasana stasiun di malam hari, dan lainnya. Setelah mendapat foto menarik, ketuk layar HP untuk menampilkan lima menu di bagian bawah.
Kemudian, pilih menu yang berada di tengah bergambar ‘bintang’ lalu tunggu beberapa saat sampai dua opsi baru muncul ‘Generative Edit’ dan ‘Sketch to Image’. Nah, pada langkah selanjutnya pilihlah antara kedua opsi tersebut, Generative Edit untuk menghapus objek atau Sketch to Image yang berguna sebagai penambah objek.
Selain berguna untuk kreator konten, Galaxy S25 FE juga dibekali dengan beberapa fitur unggulan, seperti ‘Interpreter’, ‘Chat Assist’, ‘Writing Assist’, dan ‘Note Assist’ untuk mendukung aktivitas atau pekerjaan sehari-hari.




