spot_img

Salah Satu Doa Yang di Baca Saat Turun Hujan

KNews.id – Jakarta – Meski sudah memasuki bulan Juli, masyarakat Jabodetabek masih merasakan musim penghujan. Padahal, pada tahun-tahun sebelumnya, musim hujan sudah berakhir pada bulan ini seiring warga menghadapi musim kemarau. Islam mengajarkan untuk tidak panik saat menghadapi bencana atau fenomena alam seperti hujan deras. Sebaliknya, umat Islam diajarkan untuk berdoa, bertawakal, dan tetap waspada.

Korban Banjir Texas Capai 82 Orang, 41 Masih Hilang Pers Terus Dihabisi, Israel Tangkap Direktur Al Mayadeen di Tepi Barat Pelajar Terlibat Geng Motor hingga Bacok Warga di Kota Cimahi

- Advertisement -

Hujan adalah rahmat Allah, namun bisa menjadi ujian jika berlebihan. Karena itu, umat Islam hendaknya menjadikan hujan sebagai pengingat untuk lebih dekat kepada-Nya.Ketika hujan turun dengan deras dan mulai terasa membahayakan atau membuat khawatir, umat Islam bisa berdoa memohon keselamatan dan kebaikan.

Salah satu doa yang bisa dibaca adalah sebagai berikut:

- Advertisement -

اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا، اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

Allahumma hawalaina wa la ‘alaina, Allahumma ‘alal-akami wadhzirabi wa butunil-awdiyati wa manabitis-syajar

Artinya: “Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turunkanlah hujan di bukit-bukit, gunung-gunung, lembah-lembah, dan tempat tumbuhnya pepohonan.” (HR Bukhari dan Muslim).

Dalam Shahih Bukhari juga diriwayatkan, saat melihat hujan, Nabi Muhammad SAW mengucapkan doa berikut:

اللَّهُمَّ صَيِّباً نافِعاً

Latin: Allahumma shayyiban nafi’an

- Advertisement -

Artinya: “Duhai Allah, turunkanlah pada kami hujan (lebat) yang bermanfaat.”

Jika kondisi hujan mulai membahayakan, misalnya banjir atau angin kencang dan gempa, umat Islam juga dianjurkan membaca doa perlindungan berikut ini:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا، وَخَيْرَ مَا فِيهَا، وَخَيْرَ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا، وَشَرِّ مَا فِيهَا، وَشَرِّ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ

Latin: Allahumma inni as’aluka khairaha, wa khaira ma fiha, wa khaira ma ursilat bih. Wa a‘udzu bika min syarriha, wa syarri ma fiha, wa syarri ma ursilat bih

Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, kebaikan yang ada di dalamnya, dan kebaikan dari apa yang dibawanya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan angin ini, keburukan yang ada di dalamnya, dan keburukan dari apa yang dibawanya.” (HR Muslim).

(FHD/IQRA)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini