KNews.id – Jakarta – Sakit punggung (backache) dan nyeri terkait masalah ginjal terkadang menunjukkan gejala yang mirip sehingga sulit mengetahui penyebab pasti ketidaknyamanan yang dirasakan.
Secara umum, sakit punggung berkaitan dengan ketegangan otot, postur tubuh yang kurang tepat, dan masalah tulang belakang. Sementara itu, nyeri terkait ginjal dapat menjadi tanda adanya infeksi, batu ginjal, atau masalah lain pada saluran kemih. Dikutip dari laman Hindustan Times, ahli nefrologi dr Yogesh Chhabra menjelaskan perbedaan utama keduanya beserta gejala yang tak boleh diabaikan.
- Lokasi Rasa Sakit
Menurut dr Chhabra, cara termudah untuk membedakan sakit punggung dan nyeri ginjal adalah dengan memeriksa lokasi gejalanya. Umumnya, sakit punggung muncul di bagian bawah, tepatnya di area tulang belakang dan otot.
Rasa sakitnya bisa menjalar ke bokong atau kaki, terutama jika disebabkan oleh herniasi diskus atau iritasi saraf. Sementara itu, nyeri ginjal biasanya terasa lebih dalam, di sisi tulang belakang dan di bawah tulang rusuk.
- Variasi dalam Rasa Sakit
dr Chhabra mengatakan bahwa sifat nyeri bisa memberi petunjuk mengenai sumbernya. Sakit punggung dapat terasa tumpul, kaku, atau tajam dan biasanya memburuk saat membungkuk, mengangkat benda, memutar tubuh, atau duduk terlalu lama. Dalam beberapa kasus, nyeri dapat mereda saat berbaring atau bergerak. Sementara itu, nyeri akibat masalah ginjal cenderung terasa lebih dalam, menusuk, atau menetap.
Nyeri akibat batu ginjal biasanya dirasakan dalam gelombang yang intens, sedangkan infeksi bisa menyebabkan rasa nyeri yang terus-menerus. Meski demikian, ada beberapa gejala yang tumpang tindih sehingga tidak dapat dijadikan patokan pasti untuk menentukan penyebab nyeri.
Kapan Sebaiknya ke Dokter?
dr Chhabra mengatakan bahwa penanganan medis diperlukan jika seseorang mengalami demam, menggigil, adanya darah dalam urine, nyeri saat buang air kecil, atau mual terus-menerus yang disertai nyeri punggung atau pinggang. Gejala-gejala ini dapat menjadi tanda infeksi ginjal atau batu ginjal.
“Bantuan medis segera diperlukan untuk nyeri yang parah atau memburuk, ketidakmampuan untuk buang air kecil, kebingungan, pingsan, muntah disertai tanda-tanda dehidrasi, nyeri punggung dengan kelemahan kaki atau mati rasa di selangkangan, serta kehilangan kendali kandung kemih atau usus,” jelas dr Chhabra.






