Sahroni Tak Minat Maju Pilgub Jakarta, Tapi Jika Harus Berhadapan dengan Ridwal Kamil, Ia Yakin Menang
2 mins read

Sahroni Tak Minat Maju Pilgub Jakarta, Tapi Jika Harus Berhadapan dengan Ridwal Kamil, Ia Yakin Menang

KNews.id – Jakarta – Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni mengaku tak minat ingin maju Pilgub Jakarta 2024. Namun, jika diminta partai maju dan harus berhadapan dengan Ridwan Kamil, ia pede bisa menang.

DPW NasDem DKI Jakarta telah merekomendasikan tiga nama kepada Ketua Bappilu DPP NasDem Prananda Surya Paloh, yaitu mantan Gubernur DKI Anies Baswedan, Bendum NasDem Ahmad Sahroni dan Ketua DPW NasDem DKI Wibi Andrino. Nama-nama tersebut saat ini tengah proses penggodokan.

“Tanggal 5 Juni yang lalu DPW DKI Jakarta telah memberikan rekomendasi kepada Bappilu. Ada 3 nama. Yang pertama, our former government, mantan gubernur kita, Bapak Anies Rasyid Baswedan. Yang kedua, Bapak Ahmad Sahroni. Yang ketiga, saya,” kata Wibi dalam sambutannya di Gedung Akademi Bela Negara NasDem, Pancoran, Jakarta Selatan.

“Kalau saya sih memang nggak minat. Baru dapat kursi pimpinan DPRD masa maju gubernur, nanti PAW dong,” sambungnya.

Wibi mengatakan tiga nama tersebut tengah dalam proses penggodokan. Dia menuturkan NasDem masih terus berkomunikasi mengenai usulan nama-nama itu dengan partai lain dalam menjajak koalisi di pilgub.

Sahroni Sebut RK Lawan Mudah di Jakarta

Sahroni mengatakan NasDem belum dapat meraih kursi lebih di DPR RI dapil Jakarta, berbeda dengan DPRD DKI yang mengalami kenaikan kursi setiap Pemilu. Dia mengakui jika pemilu di Jakarta memang tidak mudah.

“Partai NasDem ini dari awal 2014, 4 anggota DPRD, 2019 naik 7, dan 2024 sudah naik 11. Walaupun target kita 19 sebenarnya. Tapi alhamdulillah setiap periodik kita mendapatkan 4 kursi,” kata Sahroni di Gedung Akademi Bela Negara, Jakarta Selatan, Minggu (23/6/2024).

“Cuma DPR aja yang belum mendapatkan karena memang Jakarta tidak gampang. Punya duit aja belum tentu jadi apalagi nggak punya duit, makin nggak jadi. Dan inilah retorika Jakarta,” sambungnya.

Menurutnya, persaingan di Jakarta tidak sama dengan daerah lain. Sahroni lalu mengatakan merupakan hal mudah jika harus melawan Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta.

“Makanya kenapa saya pernah ngomong sekali bahwa kalau hanya melawan Ridwan Kamil sangat mudah. Sangat mudah. Kenapa? Karena beda Jakarta. Orangnya modern semua. Dan bukan orang seperti daerah yang lain. Jakarta itu ada agak otentik dengan masalah smart. Jadi bukan hanya saja terkenal, tapi dia pada pemilih orang-orang yang otentik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ketika ditanya terpisah, Sahroni meyakini melawan RK di Pilgub DKI akan mudah. Sebaliknya, kata dia, bukan hal mudah jika melawan RK di Pilgub Jawa Barat.

“Kalau lawannya gua sama RK berdua aja, pasti menang gua. Tapi sebaliknya kalau di Jabar lawan RK pasti gua kalah. Tapi kalau di Jakarta, oh no way,” tuturnya.

(Zs/dtk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *