Ridwan Kamil Digadang Maju Pilkada Jakarta, Anies: Saya Lebih Penting Fokus Nasib Warga Jakarta

0
42

KNews.id – Jakarta Anies Baswedan mengaku tak memikirkan siapa yang akan menjadi rivalnya di Pilkada Jakarta 2024. Ia lebih memikirkan nasib warga Jakarta. Hal ini dikatakan Anies ketika ditanya soal Ridwan Kamil yang juga ingin maju Pilkada Jakarta.

“Saya lebih melihat pentingnya memikirkan nasib warga Jakarta daripada tentang siapa yang akan ikut kompetisi. Karena ini tentang masa depan rakyat Jakarta, ini tentang masa depan bagaimana kota ini tetap setara adil buat semua.
Ini bukan tentang satu dua orang, ini masa depan rakyat Jakarta,” kata Anies di Masjid Babul Khoirot, Lebak Bulus, Jakarta, Senin. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) ini menegaskan, akan lebih fokus untuk memikirkan kepentingan masyarakat dibanding lawannya nanti.

“Karenanya, saya merasa penting sekali untuk kita fokus. Jangan sampai kita lihat akhir-akhir ini, bagaimana mereka yang kecil terkalahkan, yang sulit dapat pekerjaan tidak dapat kemudahan, biaya hidup di Jakarta makin hari makin tinggi. Kebijakan bantuan untuk lansia yang harus kita perbaiki, KJP yang harus diperbaiki,” tegasnya.

“KJMU untuk mahasiswa unggul yang kemarin mahasiswa unggulnya mengeluh karena pemotongan, itu semua jauh lebih penting,” sambungnya.

Baginya, siapapun yang ikut pilkada nanti tetap akan dipilih oleh rakyat. “Bagi saya, siapa yang akan ikut di dalam pilkada besok, karena siapapun yang akan ikut besok, ujungnya rakyat akan memilih kok. Tapi pilihannya adalah bagaimana calon memikirkan tentang masa depan warga Jakarta,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman menyatakan, hasil pembicaraan, Ridwan Kamil lebih condong maju di Pilkada Jakarta dibandingkan Pilkada Jawa Barat.

“Kita kan kembali lagi ke Pak RK-nya juga, Pak RK kan sudah pasang billboard otw Jakarta. Saya pernah juga bicara dengan beliau sebelum pencoblosan Pak Prabowo, yang saya tangkap beliau lebih condong ke Jakarta,” kata Habiburokhman.

Habiburokhman menyebut pihaknya siap memberi dukungan ke Ridwan Kamil, apalagi ia menilai warga Jakarta ingin ada sosok baru selain Anies Baswedan.

“Masyarakat Jakarta perlu sosok yang baru,” kata Habiburokhman.

Anies Baswedan Tunggu Keputusan Final PDIP Terkait Pilkada Jakarta 2024

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, belum memberikan jawaban yang tegas ketika ditanya mengenai rencana kunjungannya ke Kantor PDI Perjuangan (PDIP) setelah namanya masuk dalam usulan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jakarta sebagai calon Gubernur pada Pilkada Jakarta 2024.

Anies menyatakan bahwa ia tidak ingin terburu-buru dalam mengambil keputusan. Ia mengingatkan bahwa Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP juga belum mengeluarkan keputusan final mengenai hal tersebut.

“Kita tunggu saja, ngalir saja santai,” kata Anies usai menghadiri acara Silahturahmi KAHMI di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Minggu (16/6/2024).

Sebelumnya, DPD PDIP DKI Jakarta telah mengirimkan surat rekomendasi calon gubernur untuk Pilkada Jakarta 2024 ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP. Nama Anies Baswedan termasuk dalam rekomendasi tersebut.

“Sudah disampaikan semua nama-nama yang terjaring, termasuk Anies,” kata Sekretaris DPD PDIP DKI Jakarta, Pantas Nainggolan, saat dihubungi pada Selasa, 11 Juni 2024.

Pantas menjelaskan bahwa surat rekomendasi hasil penjaringan tersebut telah diserahkan kepada DPP PDIP sejak lama. “Puncaknya disampaikan secara masal waktu Rakernas partai yang kemarin,” ujarnya. Menurut Pantas, proses dari DPD ke DPP masih berada pada tahap awal. DPP PDIP akan menggodok nama-nama calon yang telah direkomendasikan oleh DPD PDIP.

“Nanti DPP akan melakukan proses penyaringan. Mungkin nanti juga dibantu secara ilmiah dengan sarana prasarana yang ada, termasuk hasil survei. Hal itu akan menjadi sangat penting selain dinamika kerja sama antar partai politik,” jelas Pantas.

Usulan Kader DPD PDIP Jakarta

Pantas menjelaskan bahwa nama Anies masuk dalam rekomendasi calon gubernur DKI Jakarta karena terjaring dari usulan internal maupun eksternal kader DPD PDIP Jakarta.

Pantas juga mengungkapkan bahwa terdapat total 10 nama yang diusulkan oleh DPD PDIP dalam surat rekomendasi tersebut. Selain Anies, ada juga nama Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Eks Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, dan Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi.

“(Anies) salah satu nama yang terjaring. Ada sekitar 10 nama, Pak Pras juga masuk dalam hasil penjaringan DPD, Andhika juga kita usulkan, termasuk ada nama Pak Ahok yang muncul juga,” tambahnya.

(Zs/Lptn6)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini