spot_img
Rabu, Februari 18, 2026
spot_img
spot_img

Rezim Jokowi Mengakui Pelanggaran HAM Berat Peristiwa 1965, Guru Besar UMS: Propaganda Eks PKI dan Anteknya!

KNews.id- Ada peran PKI dan anteknya yang menghilangkan peran partai berideologi marxisme dan leninisme itu dalam peristiwa 1965 dengan menyebut kejadian saat itu pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat.

“Propaganda eks PKI dan anteknya berhasil untuk menghilangkan peran PKI dlm peristiwa 30 September 1965 dan menjadikan peristiwa 1965-66 sbg pelanggaran HAM berat masa lalu,” kata Guru Besar UMS Prof Aidul Fitriciada di akun Twitter-nya @AidulFa, Kamis (25/1).

- Advertisement -

Aidul mengatakan seperti itu menanggapi pernyataan putri Jenderal Ahmad Yani, Amelia Yani yang menyesalkan Presiden Jokowi secara sepihak sebut peristiwa 1965. Kata Aidul, pemerintah Jokowi menyebut ada pelanggaran HAM berat peristiwa 1965 justru membatalkan rekonsiliasi keluarga dan pelaku yang terlibat peristiwa 1965.

“Agenda rekonsiliasi yang sudah terbangun scr sosio-kultural bisa kandas,” papar Aidul.

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini