spot_img

Prabowo Ingin Waktu Tunggu Haji Dipercepat, Pemerintah Kaji Skema Baru

KNews.id – Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto disebut ingin agar waktu tunggu pelaksanaan ibadah haji bisa lebih dipercepat. Menurut Plt Deputi III Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana, pemerintah era Prabowo sudah mempercepat masa tunggu keberangkatan haji, namun Kepala Negara ingin lebih dipangkas lagi.

“Presiden berharap masa tunggu ini dapat dipersingkat lagi agar semakin banyak jemaah haji Indonesia yang dapat segera berangkat ke Tanah Suci,” kata Kurnia dalam konferensi pers di Kantor Bakom RI, Jakarta, Rabu (15/7/2026).

- Advertisement -

Kurnia juga mengatakan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, masa tunggu keberangkatan jemaah haji reguler di seluruh provinsi sudah disamaratakan dan dipangkas. Dari yang semula rata-rata 40 tahun menjadi rata-rata 26 tahun.

Tantangan

Lebih lanjut, Kurnia mengungkap tantangan utama dalam mempercepat masa tunggu adalah kuota yang ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi. Dia menerangkan, masa tunggu ditentukan oleh dua faktor yaitu jumlah daftar tunggu dan jumlah kuota haji.

- Advertisement -

“Masa tunggu berbanding terbalik dengan jumlah kuota, semakin besar kuota haji maka semakin cepat masa tunggunya,” kata Kurnia.

Dia melanjutkan, penambahan kuota haji juga membutuhkan kesiapan infrastruktur pelayanan haji, baik di Indonesia maupun Arab Saudi, termasuk kecukupan jumlah petugas, serta kesiapan nilai manfaat dari BPKH.

“Pemerintah saat ini terus mengkaji secara mendalam skema optimal untuk menurunkan masa tunggu tanpa mengorbankan kualitas layana,” katanya lagi.

(RD/KPS)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini