spot_img
Sabtu, Maret 7, 2026
spot_img
spot_img

Prabowo Akan Evaluasi Keanggotaan Indonesia di Board of Peace Usai Konflik AS-Israel vs Iran

KNews.id – Jakarta – Mantan Menteri Luar Negeri (Menlu), Hassan Wirajuda mengatakan Presiden RI Prabowo Subianto akan mengevaluasi keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) menyusul eskalasi konflik antara Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran.

Hal itu disampaikan Hassan usai menghadiri pertemuan dengan Presiden Prabowo dan mantan presiden-wakil presiden di Istana Merdeka, Jakarta Pusat pada Selasa, 3 Maret 2026 malam.

- Advertisement -

Hassan menyebut evaluasi terhadap keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace diperlukan mengingat dinamika situasi di lapangan terus berkembang.

Pemerintah akan mempertimbangkan sejumlah aspek, termasuk komitmen pendanaan serta pengiriman pasukan Indonesia yang selama ini disebut sebagai salah satu yang terbesar dalam misi tersebut.

- Advertisement -

“Keputusan kan belum. Pasti beliau akan mengevaluasi dan mengambil keputusan yang tepat pada waktunya,” kata Hassan, Rabu, 4 Maret 2026.

Terkait dengan kemungkinan Indonesia keluar dari BoP, Hassan menyebut Presiden tidak menutup opsi tersebut apabila misi dinilai sudah tidak lagi sejalan dengan tujuan awal, atau keberhasilannya semakin kecil.

Hassan mengatakan Presiden sejak awal telah menegaskan bahwa Indonesia memiliki hak untuk keluar, apabila visi misi BoP sudah tidak lagi sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945.

Dengan serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, lanjut Hassan, hal tersebut berpotensi melemahkan kemungkinan BOP berhasil.

“Presiden mengatakan kita akan menilai apakah sejauh mana BOP akan tetap menjalankan misinya. Kalau tidak ya kita keluar, itu sangat jelas beliau tidak menutupi,” tandas dia.

(RD/VVA)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini